Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara Budidaya dan Merawat Pohon TIN

Cara Budidaya dan Merawat Pohon TIN – Pohon Tin adalah sejenis tumbuhan yang menghasilkan buah bernama TIN yang dapat dimakan.

Istilah “TIN” diambil dari bahasa arab sedangkan dalam bahasa inggris TIN dikenal dengan fig, dimana pohon TIN masih satu kerabat engan pohon berigin karena berasal dari genus yang sama yaitu Ficus.

Pohon Tin tumbuh di daerah Asia Barat dan sekarang mulai dibudidayakan di beberapa Negara yaitu Australia, Argentina, dan juga Amerika Serikat.

Baca Juga : Hal Penting Yang Harus Diperhatikan Dalam Pembibitan Tanaman

Buah dari Pohon Tin dapat dimakan secara langsung, bisa juga dimakan menjadi manisan yang telah dikeringkan atau bahkan bisa dijadikan selai.

Berdasarkan penelitian ilmiah, buah tin mengandung karbohidrat, protein dan minyak, yodium, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, fosfat, chlorin, asam malic, nicotinic.

Selain itu buah tin termasuk buah yang dapat memacu pembentukan hemoglobin darah sehingga cocok dikonsumsi untuk menderita anemia, buah Tin mengandung kadar glukosa yang cukup tinggi, mengkonsumsi buah Tin dapat meningkatkan Metabolisme, memperkuat system Imun, menghaliskan kulit dan meningkatkan Sirkulasi.

Karena banyak memiliki manfaat bagi manusia, banyak orang yang tertarik untuk melakukan budidaya Pohon Tin, untuk kemudian buahnya dijual lagi dan tidak sedikit juga hanya untuk keperluan sendiri.

Anda dapat membudidayakan Pohon Tin dengan teknik cangkok dan stek batang. Jika anda ingin mencoba untuk membudidayakan pohon Tin dengan cara mencangkok, berikut ini tips-tipsnya :

  1. Pilihlah pohon Tin yang memiliki batang yang masih muda dan kulit berwarna hijau karena akan lebih cepat tumbuh dan lebih banyak menghasilkan buah ketimbang batang yang sudah tua dan tidak berwarna hijau
  2. Sediakan plastic transparan dan cocopeat murni. Cocopeat adalah serbuk kelapa yang berasal dari kulit buah kelapa yang sudah tua. Kegunaan dari cocopeat adalah untuk menyimpan air pada tanaman buah Tin, bisa juga untuk bahan pupuk karena kandungan unsur haranya.
  3. Kemudian balut batang Pohon Tin yang ingin dicangkok dengan cocopeat yang sudah dibungkus dengan plastic transparan. Ukuran panjang cangkokan adalah 10 hingga 15 cm, jangan sampai lebih dari 15 cm.
  4. Ikat media cangkok dengan tali raffia pada bagian pangkalnya dan ujungnya.
  5. Siramlah media cangkok setiap hari, penyiraman pohon Tin dapat dilakukan melalui celah-celah yang sudah disiapkan sebelumnya
  6. Pada saat hari ke 30 hingga 45 hari cangkok akan mulai memiliki banyak peranakan berarti cangkokan pohon tin sudah siap dipotong dan dipindahkan ke media biasa.

Pohon Tin perlu diperhatikan adalah pohon tin membutuhkan sinar matahari yang lebih oleh karena itu anda harus sangat memperhatikan perawatan Pohon Tin yang anda budidaya. Berikut ini adalah tips-tips untuk merawat Pohon Tin :

  1. Jangan terlalu sering menyiram pohon Tin karena pohon Tin biasanya hidup di daerah yang panas. Paling tidak, penyiraman dilakukan 4 hari sekali dan pada saat musim hujan, anda tidak perlu menyiram pohon Tin lagi.
  2. Pastikan Pohon Tin mendapat pencahayaan matahari yang cukup agar pohon Tin tumbuh dengan cepat dan menghasilkan buah yang banyak.
  3. Pemupukan pohon Tin pada saat awal penanaman hanya membutuhkan pupuk daun dengan dosis yang disesuaikan. Berikan pupuk setelah pohon Tin berumur 2 tahun agar daun pohon Tin tidak mudah rontok dan juga untuk merangsang pertumbuhan buah.
  4. Jika ada daun yang sudah mongering segeralah gunting karena daun yang mongering biasanya disebabkan karena virus yang menyerang daun tersebut sehingga perlu dibuang agar tidak menular ke daun lainnya.
  5. Anda perlu untuk melakukan pencegahan hama yang dapat menyerang Pohon Tin yaitu dengan cara menyuntukan obat tanaman pada bagian batang pohon Tin.

Baca Juga : Hal Penting Yang Harus diperhatikan Sebelum Melakukan Rekayasa Genetika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme