Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara Menanam Dan Merawat Rumput Jepang Untuk Pemula

Cara Menanam Dan Merawat Rumput Jepang – Taman pada halaman rumah anda agar terlihat lebih asri bisa ditanami dengan rumput hias nan menghijau.

Salah satu jenis rumput yang paling banyak disukai di Indonesia bermanfaat bagus untuk menghiasi lingkungan ialah rumput Jepang.

Kelebihan rumput ini adalah perawatan yang mudah, tingkat pertumbuhan lambat, memiliki sistem perakaran yang kuat, dan tahan saat diinjak oleh anak – anak.

Meskipun daya tahan terhadap injakan cukup besar, tanaman rumput Jepang di halaman rumah anda harus terjaga sehingga tetap terlihat hijau dengan memperhatikan cara pemeliharaan dan perawatan secara rutin.

Baca Juga : Cara Budidaya dan Menanam Rumput Gajah Mini Di Taman

Pastikan rumput – rumput tersebut mendapatkan air bersih untuk mempertahankan kehidupannya tetap subur.

Rumput yang subur dari kejauhan akan terlihat hijau segar dan menghadirkan suasana nyaman bagi penikmatnya.

Jika anda berminat membudidayakan rumput Jepang, perhatikan faktor – faktor di bawah ini untuk menjaga kesuburan rumput Jepang :

Persiapan Lahan Tanam

Lahan yang akan dijadikan sebagai media untuk menanam rumput Jepang harus terbebas dari bebatuan dan tanah pasir, sehingga rumput Jepang bisa tumbuh dengan rata dan halus.

Selanjutnya gemburkan tanah lahan untuk fungsi lebih mudah tumbuh dan beradaptasi, bisa anda lakukan dengan menggunakan cangkul ataupun garu tanah, sekaligus menyingkirkan bebatuan yang tersisa.

Langkah selanjutnya adalah pemupukan dasar pada lahan tanam berupa pupuk kandang. Pupuk kandang diberikan secara merata secukupnya saja di permukaan tanah lahan yang akan disiapkan untuk menanam rumput Jepang.

Dosis yang tepat adalah sekitar 2 : 5 atau 2,5 kg pupuk per meter persegi. Diamkan pupuk sekitar dua hari.

Selama waktu istirahat ini jaga kelembaban tanah dengan memberikan air yang cukup sehingga pupuk lebih mudah terserap dan merata dengan tanah.

Penanaman Rumput Jepang

Setelah dua hari dari persiapan lahan, lakukan penanaman rumput Jepang di dalamnya.

Siapkan lubang – lubang kecil berjarak sekitar 5 cm antar lubang. Bibit rumput Jepang yang dibeli biasanya dalam bentuk gerombolan atau rumpun, pisahkan mereka menjadi rumpun ukuran lebih kecil.

Bibit lalu anda siram dengan air kemudian ditanam dan tutup dengan tanah secukupnya saja. Setelah penanaman, biarkan tanah agak gembur untuk memudahkan penyerapan oksigen akar.

Sebaiknya lakukan pada waktu sore hari menjelang petang karena tanpa gangguan terik matahari dan mudah beradaptasi.

Pastikan Kebutuhan Airnya Terpenuhi

Seperti pada tanaman hias lainnya yang membutuhkan air sebagai sumber kehidupan, kala musim kemarau tiba dan bertepatan dengan anda mulai membudidayakan rumput Jepang, kandungan air di dalam tanah akan menurun drastis.

Pada waktu inilah disarakankan untuk menyirami bibit rumput Jepang anda secara rutin, baik saat pagi maupun sore hari secukupnya dengan air bersih / air sungai.

Baca Juga : Budidaya dan Cara Menanam Rumput Setaria

Pemupukan Untuk Menambah Zat Organik

Rumput ini membutuhkan pupuk yang kaya akan kandungan bahan organik. Selain pengaplikasian pupuk cair organik, anda juga bisa memanfaatkan pupuk NPK untuk memberi warna hijau cerah pada daun tanaman.

Dosis pupuk NPK yang pas adalah 100 gram/m2. Sebelumnya campurkan pupuk NPK dengan pasir agar penyebaran manfaat pupuk menjadi lebih merata.

Lakukan sekitar 2 kali yaitu pada usia rumput Jepang sekitar 2 minggu setelah tanam, bisa menggunakan pupuk urea dengan dosis sekitar 0,5 kg/10 meter persegi lahan dan kedua kalinya saat rumput Jepang berumur sekitar 1,5 bulan menggunakan pupuk TSP dengan dosis sama seperti pemupukan pertama

Pemangkasan Untuk Menyeragamkan Tingginya

Kesuburan pertumbuhan rumput Jepang banyak dipengaruhi oleh beragam faktor.

Seperti air, unsur hara, sinar matahari, dan kekuatan akar dalam penyerapannya yang dilakukan oleh masing – masing tanaman rumput Jepang tidak sama, sehingga tingkat pertumbuhannya memiliki kesuburan yang berbeda – beda.

Dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan rumput tumbuh sangat cepat, sedang, atau lambat.

Kondisi ini menyebabkan tumbuh tinggi rumput kurang bagus sehingga menjadi kurang indah. Solusinya adalah pangkas rumput Jepang setiap 3 bulan sekali untuk mempertahankan tinggi yang sempurna sekitar 2,5 – 3 cm.

Pembersihan dari Tanaman Pengganggu

Tanaman pengganggu atau gulma harus dihilangkan karena mempersulit penyerapan nutrisi dari akar.

Cabuti semua gulma yang tumbuh di sekitar taman yang rutin anda lakukan jika dirasa tanaman tersebut mulai mengganggu dengan cara manual.

Penyuntikan Media Tanam

Media tanam akan mulai padat dengan seiring berlalunya waktu, akan berubah menjadi padat dan liat.

Kondisi ini akan berpengaruh buruk terhadap akar tanaman dalam hal kesulitan menyerap air dan unsur hara.

Anda bisa menambahkan pasir dan humus ke dalamnya, gunakan garpu taman untuk melubangi masing – masing media tanam dengan jarak 10 x 3 cm dan kedalaman sekitar 5 – 10 cm. Selanjutnya taburkan campuran pasir dan humus secukupnya saja di atasnya.

Nah itulah petunjuk praktis budidaya rumput Jepang bagi pemula yang berminat terhadap tanaman hias yang satu ini. Selamat mencoba, semoga sukses.

Baca Juga : Klasifikasi dan Morfologi Rumput Teki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme