Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara Penanganan Pasca Panen Jamur Kuping

Cara Penanganan Pasca Panen Jamur Kuping – Jamur memang telah lama diketahui sebagai tanaman yang mampu dijadikan makanan dengan rasa yang lezat.

Sehingga tidak heran apabila kelezatannya tersebar luas ke seluruh pelosok dunia.

Tidak terkeucuali di Indonesia. Di Indonesia sendiri, banyak jenis Jamur yang aman dikonsumsi.

jamur-kuping-panen

Baca Juga :

Namun dari sekian banyak jenis jamur tersebut, bisa dibilang Jamur Kuping pantas dimasukan kedalam favorit.

Hal tersebut bukan hanya karena rasanya yang lezat namun juga karena kandungan gizinya yang tinggi.

Apalagi Jamur Kuping dipercayai mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan juga stamina. Sehingga tidak heran apabila banyak pihak yang ingin membudidayakan Jamur Kuping dan bersiap untuk pemanenan.

Jamur Kuping yang siap panen sendiri memiliki ciri-ciri seperti tepian Jamur yang sudah mulai terlihat bergelombang, dengan berat hampir 65 gram.

Sedangkan untuk umur pasti dari panen Jamur Kuping sendiri adalah antara 3 hingga 4 minggu dihitung semenjak masa penanaman pertama kali.

Meskipun banyak yang telah mengetahui tentang pemanenan namun baru sedikit yang tahu apa yang harus dilakukan setelah panen.

Untuk itulah berikut ini akan dijelaskan cara penanganan Pasca Panen Jamur Kuping:

Bersihkan Jamur Kuping

Setelah jamur Kuping berhasil dipanen maka hal pertama yang harus segera dilakukan adalah pembersihan.

Hal ini berguna untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang masih menempel di dalam tubuh Jamur Kuping.

Lakukan pembersihan dengan menyiramkan air ke Jamur Kuping secara merata dan kemudian mengusapnya secara perlahan. Hal ini berguna untuk tidak merusak spora dari Jamur Kuping itu sendiri.

Karena tentunya Jamur Kuping yang memiliki bentuk bagus lebih memiliki harga yang baik ketimbang Jamur Kuping dengan bentuk yang tidak baik.

Sehingga pembersihan harus dilakukan dengan pelan dan juga hati-hati. Agar kualitas dan bentuk dari Jamur Kuping tetap terjaga.

Bisa Disimpan Dalam Keadaan Kering

Jamur Kuping yang telah dipanen dan sudah melewati proses pembersihan tentunya sudah bisa diolah menjadi berbagai rupa.

Namun apabila Jamur Kuping ingin dijadikan bahan sayuran maka harus melewati proses pengeringan terlebih dahulu.

Hal ini berguna untuk membuat Jamur Kuping untuk berada dalam kualitas terbaiknya. Untuk proses pengeringannya sendiri, Jamur Kuping bisa melakukannya dengan dua cara.

Yaitu cara alami dan cara menggunakan mesin. Untuk cara alami, Jamur Kuping bisa dikeringkan dengan mengandalkan sinar matahari selama 3 hingga 5 hari.

Dimana waktu yang dibutuhkan untuk pengeringan alami harus diselingi dengan pembalikan Jamur agar kekeringan menjadi rata.

Sedangkan pengeringan mesin, bisa dengan menggunakan mesin oven yang tentunya bisa lebih praktis. Dimana pengeringan mesin tidak membutuhkan waktu hingga berhari-hari.

Penyimpanan Jangka Panjang

Jamur Kuping yang telah siap dikonsumsi tentu memiliki pangsa pasar yang luas. Sehingga terkadang membutuhkan pengiriman alam jarak yang panjang dan tentunya memakan waktu yang lama.

Padahal Jamur Kuping tentunya tidak bisa bertahan dalam waktu yang lama tanpa treatment khusus.

Untuk itulah diperlukan packing dengan cara yang tepat. Dimana packing ini berguna untuk menjaga kesegaran dan keawetan dari Jamur Kuping dalam jangka waktu yang panjang hingga akhirnya nanti sampai ke tempat tujuan.

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam pemackingan adalah perhatikan bungkus dari Jamur Kuping tersebut. yaitu sebaiknya pilihlah kantong plastic yang tebal sebagai bungkusnya.

Hal ini berguna untuk menjaga ketahanan dari Jamur Kuping itu sendiri. Sedangkan untuk pemasukannya sendiri, Jamur Kuping harus disusun secara bertumpuk dan juga berlapis dalam kantong plastik tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme