Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara penanganan pasca panen tanaman kacang koro

Cara penanganan pasca panen tanaman kacang koro – Penangan pasca panen pada sebuah tanaman memang di perlukan, seperti hasil panen tanaman koro, apalagi hasil panen banyak, panen musiman sedangkan kebutuhan setiap hari.

Maka sangat di perlukan penanganan yang sesuai agar bisa bertahan lama dalam kondisi kualitas yang terjaga,  Kacang Koro salah satunya.

kacang-koro-panen

Berikut ini penangan pasca panen  tanaman kacang koro :

  • Panen

Panen di lakukan ketika kacang koro kondisinya sudah tua dan kering. Jadi memudahkan pengolahan pasca panenya.

Tempatkan hasil panen pada wadah yang bersih seperti ember, karung atau keranjang.

  • Pengumpulan

Setelah usai panen, lakukan pengumpulan pada tempat penampungan. Akan lebih baik jika tempat penampungan dekat sehingga memudahkan pengumpulan dan tidak merusak hasil panen.

  • Pengeringan

Setelah usai pemanenann segera lakukan pengeringan dengan cara di jemur di atas lantai bersemen atau di atas anyaman bambu atau terpal hingga kering merata, untuk itu, perlu di tata secara rapi dan tidak menumpuk serta di bolak balik.

Dengan begitu polong kacang koro akan pecah dan biji – biji koro akan lepas denagn sendirinya ketika kering.

Untuk yang tidak lepas, maka bisa di lepaskan dari polong – polong secara manual atau menggunakan mesin.

Untuk biji kacang koro yang di gunakan sebagai benih, sebaiknya pisahkan ketika menjemurnya, karena di khawatirkan akan tercampur dengan biji – biji kacang koro yang tidak sehat misalnya.

  • Penyortiran

Penyortiran memang perlu di lakukan untuk memisahkan antara biji dengan kulit kacang koro serta kotoran yang menempel pada biji kacang koro.

Jika biji kacang koro masih dalam kulit tapi kondisi kering, maka bisa di pisahkan dengan cara di pukul menggunakan kayu, di pisahkan secara manual, atau menggunakan mesin.

Jika selesai, baru setelah itu memisahkan antara sisa kulit yang lembut dengan biji – biji koro.

Baca Juga :

Biasanya menggunakan pengayak atau mesin, misalkan menggunakan tampi. Ketika penyortiran ini, pisahkan juga antara koro – koro yang rusak dengan yang baik, jika jelek langsung pisahkan, jika baik maka pisahkan sesuai dengan ukuran atau perminataan pasar.

Setelah selesai, lakukan pengeringan ulang seperti pengeringan pertama yaitu di lantai bersemen atau anyaman bambu dan keringkan hingga benar – benar kering.

  • Pengemasan

Kemas kacang koro yang sudah kering dalam karung yang bersih dengan memberinya label keteranagn seperti berat, tanggal panen, tanggal produksi, ukuran, jenis.

Dengan pemberian label tersebut akan memudahkan ketika barang akan di distribusikan saat pengambilan, apalagi kacang koro bisa di simpan dalam waktu lama.

  • Penyimpanan

Mengingat kacang koro adalah salah satu biji yang bisa bertahan cukup lama, maka di perlukan tempat penyimpanan.

Kondisi tmpat penyimpanan haruslah kering, suhu ruangan terjaga, sirkulasi udara baik, jauh dari panas, cahaya yang di berikan sesuai, tidak lembab, jauh dari bahan – bahan yang dapat merusak kualitas kacang koro.

Karung kacang koro di tumpuk di atas kayu demi tidak menyentuh tanah dan merusak kualitas koro.

  • Pengiriman

Tata secara rapi karung – karung di atas kendaraan, demi tidak merusak hasil si kacang koro.

Ketika kacang koro di panen untuk sayuran (tidak muda dan tidak tua), maka pengolahannya hampir sama, yaitu : Panen ketika warnanya sudah hijau  (tidak muda dan tidak tua), dilakukan pengumpulan hasil panen, penyortiran, pencucian, grading, pengemasan, penyimpanan (jika perlu) dan pendistribusian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme