Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit tanaman Belimbing Wuluh

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit tanaman Belimbing Wuluh – Budidaya tanaman memang menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan dewasa ini, karena tak hanya memerlukan modal yang sedikit.

Jika penanaman tersebut berhasil pun keuntungan yang diperoleh juga akan berlimpah, terlebih jika tanaman yang ditanam menghasilkan buah yang dapat dikonsumsi.

Salah satu contoh bisnis budidaya tanaman yang banyak dilakukan adalah tanaman belimbing wuluh.

Namun, sepertihalnya tanaman yang lain, kendala yang seringkali dialami oleh petani belimbing wuluh yakni munculnya hama dan penyakit yang menyerang tanaman tersebut, oleh sebab ini di bawah ini akan dijelaskan lebih lanjut jenis-jenis penyakit dan hama yang menyerang tanaman belimbing wuluh dan cara pengobatannya.

Penyakit Kapang Jelaga

Penyakit pertama yang sering menyerang tanaman belimbing wuluh adalah penyakit kapang jelaga.

Penyakit ini disebabkan oleh kutu-kutu tanaman yang berwarna putih.

Kutu-kutu inilah yang nantinya menghasilkan bibit penyakit kapang jelaga yang menyerang bagian saprofit madu tanaman belimbing wuluh.

Sesuai namanya, tanaman belimbing wuluh yang terserang penyakit kapang jelaga akan memiliki daun yang dipenuhi bercak-bercak hitam di atasnya, yang mirip dengan warna jelaga.

Warna hitam inilah yang akan membuat fotosintesis pada tanaman belimbing wuluh terganggu dan tentu menyebabkan tanaman tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan sempurna, bahkan tidak sedikit yang mati.

Cara yang dapat dilakukan untuk mengobati penyakit kapang jelaga pada tanaman belimbing wuluh sebenarnya cukup mudah, yaitu Anda hanya perlu menyemprotkan fungisida, atau obat pengusir jamur pada tanaman,

Sesuai dengan jumlah yang dianjurkan yang sesuai dengan tingkat keparahan penyakit kapang jelaga yang menyerang tanaman belimbing wuluh tersebut.

Contoh dari fungisida sendiri yaitu Dithane M45

Penyakit Bercak Daun

Berbeda dengan penyakit kapang jelaga yang disebabkan oleh kutu putih, penyakit bercak daun yang menyerang tanaman belimbing wuluh disebabkan oleh cendawan yang bernama Cercospora Averrhoae Fres.

Adapun gejala-gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini berupa munculnya bercak-bercak hitam atau cokelat pada anak daun yang masih muda.

Jika penyakit bercak daun ini sudah parah, daun pada tanaman akan berubah warna menjadi kuning, kemudian jatuh gugur dan mati, bahkan tidak jarang tanaman belimbing wuluh akan menjadi gundul tanpa daun, khususnya pada tanaman yang masih bibit.

Langkah yang dapat diambil untuk menyembuhkan penyakit ini yaitu dengan memotong bagian tumbuhan yang terserang bercak daun.

Hal ini dilakukan agar penyakit tersebut tidak menyerang ke bagian-bagian tumbuhan lain yang masih sehat.

Penyemprotan fungisida juga diperlukan untuk mencegah tanaman belimbing wuluh yang masih sehat terkena bercak daun.

Hama Lalat Buah

Hama yang satu ini memang tidak hanya menyerang tanaman belimbing wuluh, tetapi juga tanaman-tanaman lain yang mempunyai buah yang manis.

Lalat buah memiliki warna tubuh kuning dan berbentuk lebih kecil.

Indukan lalat akan membuahkan telurnya di kulit buah, dan ketika telur tersebut menetas menjadi larva, larva itulah yang nantinya akan menggerogoti daging buah hingga membusuk dan akhirnya jatuh sebelum waktu panen tiba.

Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah tanaman belimbing wuluh diserang lalat buah yaitu dengan membungkus buah yang masih muda hingga buah tersebut mekar dan siap panen.

Itulah beberapa cara untuk menghilangkan penyakit dan hama yang seringkali menyerang tanaman belimbing wuluh.

Namun, ada baiknya Anda selalu melakukan upaya pencegahan dengan rutin merawat dan fungisida yang cukup dan tidak berlebihan.

Baca Juga : Kandungan dan Manfaat Belimbing Wuluh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme