Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jambu

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jambu  – Anda sekalian tentu mengenal tanaman Jambu atau Buah Jambu kan? Mungkin sebagian besar dari anda mengenalnya, tetapi apakah anda sekalian mengerti musuh-musuh alami dari tanaman Jambu ini?

Kayaknya nggak deh heheheh. Tidak ada salahnya menambah pengetahuan kan? Mungkin saja dapat membantu anda ke depannya. Di ulasan berikut ini akan saya jelaskan hama dan penyakit pada tanaman Jambu, serta cara pengendaliannya tentunya! Simak yuk!

Untitled

HAMA

  1. Ulat Kupu-Kupu Gajah
    • Berbentuk panjang sekitar 12 cm, warna hijau muda hingga kebiru-biruan, badan gemuk dan lunak.
    • Akan bertelur di tepi-tepi daun dan kepompong bergelantungan pada daun, terlihat juga daun berlubang-lubang karena dimakan ulat tersebut. Jika dibiarkan daun akan mengerut, menguning, dan mati.
    • Dapat dikendalikan dengan mengumpulkan telur, ulat, serta kepompongnya lalu dimusnahkan. Dapat juga dengan menggunakan pestisida namun tidak disarankan.
  2. Kutu Perisai Hijau
    • Berukuran kecil sekitar 3 – 5 mm, berwarna hijau sedikit kemerahan.
    • Menempel di bagian bawah daun dan mengakibatkan munculnya bercak hitam seperti jelaga.
    • Dapat dikendalikan dengan memberikan musuh alami seperti kepik. Namun pada musim penghujan hama ini akan musnah dengan sendirinya karena serangan beragam cendawan.
  3. Keluang / Codot
    • Memakan buah hingga daging buah sehingga buah terkelupas dan jatuh.
    • Jika dibiarkan akan mengurangi dan mengganggu proses pembuahan sehingga produktivitas tanaman menurun.
    • Dapat dikendalikan dengan memberikan selambu pada sekitar tanaman, atau membungkus bakal buah satu persatu sehingga terhalangi dari hama ini.
  4. Benalu
    • Menyerap sari pati pada tanaman sehingga kualitas serta pertumbuhan tanaman terganggu.
    • Dapat dikendalikan dengan sanitasi lahan, membuang dan membersihkannya dari tanaman.
  5. Lalat Buah
    • Menyerang bagian buah tanaman.
    • Lalat akan meletakkan telurnya pada daging buah, kemudian larvanya menetas dan memakan buah jambu air sehingga buah berlubang dan kulitnya terkelupas.
    • Jika dibiarkan dapat mengurangi dan mengganggu proses pembuahan tanaman.
    • Dapat dikendalikan dengan menyemprotkan insektisida Diazinon pada daun dan buah sesuai petunjuk, atau dapat juga dengan membungkus bakal buah satu-persatu.
  6. Penggerek Batang
    • Menyerang bagian batang tanaman.
    • Terlihat batang yang kulitnya terkelupas dan mengeluarkan getah.
    • Dapat dikendalikan dengan menggunakan kapas yang telah direndam dengan insektisida, disumbatkan di bagian yang berlubang.

PENYAKIT

  1. Antraknosa
    • Disebabkan oleh cendawan Collectotrichum gloeosporioides Penz.
    • Gejala yang terlihat adalah munculnya bercak-bercak coklat kehitaman pada daun-daun tua pada tanaman.
    • Mengakibatkan buah-buah yang membusuk dan berjatuhan, tunas muda mengering dan mati.
    • Dapat dikendalikan dengan memotong dan memusnahkan bagian tanaman yang terserang oleh penyakit. Dapat juga dilakukan penyemprotan fungisida seperti Dithan M-45 atau Vitigran Blue sesuai petunjuk.
  2. Embun Jelaga
    • Disebabkan oleh kapang Capnodium sp.
    • Gejala serangan terlihat pada permukaan daun yang tertutup oleh lapisan berwarna hitam.
    • Dapat dikendalikan dengan penyemprotan insektisida untuk membunuh kutu daun, serta memotong dan memusnahkan bagian tanaman yang terserang untuk mencegah penyebaran penyakit.
  3. Penyakit Fisiologis
    • Fisiologis disini dimaksudkan seperti gangguan pada kondisi tanaman layaknya akar dan buah.
    • Disebabkan oleh perawatan yang tidak terkondisi seperti pemupukan tanpa melihat kandungan yang diberikan.
    • Jika berkelanjutan, dapat membuat rusaknya akar dan muncul cendawan yang merugikan tanaman. Akibatnya akar dapat membusuk, buah rontok dan berakhir dengan kematian tanaman.
    • Dapat dikendalikan dengan perawatan sesuai petunjuk terutama dalam pemberian pupuk serta penyiraman rutin.

Baca Artikel Lainnya :

2 Comments

Add a Comment
  1. Insektisida apa yang paling bagus dan aman untuk digunakan?

    1. agroteknologi

      Insektisida yang organik jauh lebih baik dibandingkan dnegan yang kimia..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme