Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Ciplukan Jumbo

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Ciplukan Jumbo – Tanaman ciplukan merupakan salah satu tanaman semak rendah yang berasal dari benua amerika dan mampu tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah hingga ketinggian mencapai 1600 meter diatas permukaan laut.

Tanaman ciplukan ini juga sering dianggap sebagai tumbuhan liar karena seringkali ditemukan tumbuh subur didaerah tanah tegalan, sawah kering dan tepi hutan.

Meskipun tumbuh liar, ternyata tanaman ini sangat diminati oleh para petani pembudidaya karena tanaman ini mengandung senyawa-senyawa yang baik digunakan untuk pembuatan obat.

Sehingga akhir-akhir ini, tanaman ciplukan ini sedang digandrungi oleh petani budidaya sebagai lahan bisnis.

Mungkin sebagian besar masyarakat awam belum mengenal lebih jauh tanaman ciplukan ini menurut klasifikasi dan ciri-ciri morfologinya.

Oleh karena itu, kali ini akan dibahas mengenai Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Ciplukan Jumbo. Mari kita simak penjelasannya berikut ini.

Klasifikasi Tanaman CIplukan

Berikut adalah klasifikasi dari tanaman ciplukan, yaitu :

  • Kingdom          : Plantea ( Tumbuhan )
  • Subkingdom    : Tracheobionta ( Tumbuhan berpembuluh )
  • Super divisi     : Spermatophyta ( Menghasilkan biji )
  • Divisi               : Magnoliophyta ( Tumbuhan berbunga )
  • Kelas               : Magnoliopsida ( berkeping dua / dikotil )
  • Sub kelas        : Asteridae
  • Ordo                : Solanales
  • Famili              : Solanaceae ( suku terung – terungan )
  • Genus             : Physalis
  • Spesies           : Physalis angulata L.

Morfologi Tanaman Ciplukan

Adapun morfologi tanaman ciplukan ini dapat diamati berdasarkan ciri –cirinya anatara lain sebagai berikut :

  1. Akar

Akar tanaman ciplukan adalah akar tunggang yang kemudian akan tumbuh bercabang, lalu berserabut.

Bentuk akar ini bulat memanjang dan berwarna keputihan kotor hingga kecoklatan, selain itu akar tumbuhan ini tidak intensif yang menyebar hanya di permukaan tanah dan tidak masuk jauh ke dalam tanah. Akar tanaman ciplukan ini memiliki rasa yang agak pahit.

  1. Batang

Batang ciplukan berdiri tegak, lunak, panjang atau tingginya dapat mencapai 1-2 m bahkan lebih.

Batang ini berbentuk bulat, beralur dan berwarna kecoklatan. Batang juga berusuk, bersegi lancip, berongga, bercabang banyak dan kulit batang memiliki warna kehijauan mudah.

Pada batang ciplukan yang sudah tua biasanya berkayu. Percabangan pada tanaman ciplukan ini umumnya muncul di ketiak daun ketiga yang dekat dengan tanah.

  1. Daun

Daun tanaman ciplukan termasuk daun tunggal yang bertangkai banyak, letaknya tersebar di bagian bawah kemudian berpasangan diatas.

Daun ini berbentuk oval atau bulat telur, dan memanjang dengan pangkal daun meruncing, sedangkan bagian tepi merata.

Panjang daun ini dapat mencapai 5-15 cm, lebar 2-10 cm. Induk tulang daun yang terletak pada bagian pangkal berwarna keungunan, dengan tangkai daun berwarna hijau muda dan memiliki pertulangan menyirip yang berwarna keputihan.

  1. Bunga

Bunga tanaman ciplukan merupakan bunga tunggal yang muncul pada ketiak daun.

Bunga ini memiliki kelopak bunga yang terbagi lima, dan taju bersudut tiga serta meruncing.

Mahkota tumbuhan ini berbentuk mirip lonceng yang berwarna kekuningan muda hingga terdapat noda-noda berwarna kecoklatan.

Dibawah noda-noda tersebut ada kumpulan rambut-rambut halus dan pendek yang membentuk huruf V.

Selain itu, bunga ini memiliki tangkai benang sari berwarna kekuningan pucat dan kepala benang sari berwarna biru muda. Sedangkan kepala putik berbentuk mirip sebuah tombol.

  1. Buah

Buah tanaman ciplukan berbentuk bulat oval menyerupai telur yang dibungkus dalam kelopak yang menggelembung. Buah ini berwarna kehijauan muda hingga kekuningan.

Selain itu, buah ini memiliki biji – biji halus didalamnya berwarna keputihan yang diselimuti serat halus. Buah ciplukan ini memiliki rasa manis.

Baca Juga : Cara Budidaya Ciplukan Jumbo Untuk Pemula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme