Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Urang Aring

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Urang Aring – Tanaman urang aring, tanaman yang memiliki segudang keguanaan dan manfaat ini, ternyata tidak sulit untuk ditemukan.

Tanaman urang aring ini banyak terdapat dan tubuh liar dilingkungan kita. Apalagi di pedesaan dan tempat-tempat yang tergolong lembab.

Yang perlu kita ketahui bahwa sebenarnya tanaman urang aring ini tergolong pada jenis tanaman gulma atau penggangu, namun karena manfaatnya yang sangat banyak maka tanaman urang aring ini termasuk pada tanaman gulma yang dibudidayakan.

Baca Juga : Penjelasan Jaringan Pengangkut Pada Akar, Batang dan Daun

Tanaman yang termasuk dalam keluarga Aterceae ini banyak digunakan karena mafaatnya untuk masalah-masalah yang terjadi pada rambut dan kulit kepala namuan juga banyak manfaat lain yang bisa didapat dari tanaman yang satu ini.

Namun kali ini kita tidak akan membahas tentang manfaatnya, namun kita akan lebih mengenal tamaman gulma satu ini.

Klasifikasi tanaman Urang Aring

Berikut adalah klasifikasi dari tanaman urang aring ini :

            Spesies : Eclipta alba Hassk

            Genus : Eclipta

            Famili : Asteraceae

            Ordo : Asterales

            Sub kelas : Asteridae

            Kelas : Magniliopsida yang berkeping dua atau dikotil

            Divisi : Magnoliophyta atau tumbuhan berbunga

            Super divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji )

            Kingdom : Plantae

Morfologi Tanaman Urang Aring

Setelah mengetahui klasifikasi dari Tanaman urang aring ini, maka barang tentu kita harus juga mengetahui morologi dari tanaman yang mempunyai banyak khasiat dan manfaat ini.

Untuk mengenal tanaman gulma yang banyak manfaatnya ini kita akan membaginya menjadi beberapa bagian sesuai bentuk yang dimiliki oleh tanaman ini.

Mari kita bagi menjadi 5 Bagian yakni : Daun, Batang, Bunga, Buah, Biji dan yang terakhir adalah akar.

  • Morfologi daun tanaman urang aring

Daun tanaman urang aring ini berbentuk tunggal serta oval memanjang dan memiliki tangkai yang kira-kita berukuran 2-3cm.

Warnanya sendiri yakni putih hingga keunguan, bagian tepi dari daun tanaman urang arin ini rata, tulang daunnya halus.

  • Morfologi batang tanaman urang aring

Bentuk fisik tanaman urang aring ini berwarna coklat keunguan dan memiliki bulu halus yang berwarna putih serta memiliki bentuk bulat, serta memanjang dengan memiliki diameter 1-2 cm.

  • Morfologi Akar tanaman urang aring

Akar Tanaman urang aring sendiri adalah akar tunggang panjang akarnya bisa mencapai 1 ( satu ) sampai 2 ( dua ) meter, lebih detainya akanyanya berwarna putih dan mempunyai serabut.

  • Morfologi bunga tanaman urang aring

Berbunga majemuk merupakan ciri khas dari tanaman ini berdiameter 3-4mm dan tangkai yang mempunyai ukuran 4 cm dan berwarna putih.

Setiap tangkai atau juga disebut tongkol bunga tanaman urang aring ini bertumbuh pada ketiak daun dan memiliki mahkota yang berbentuk pita, dengan ciri khusus yakni menjepit dan bergerigi serta ditambah lagi berbentuk cakram. Sedangkan kegiatan perkawinan untuk tanaman ini yakni dengan cara penyerbukan bunga yang secara alami dibantu dengan angin dan binatang yang lain.

  • Morfologi buah tanaman urang aring

Buah yang berbentuk pipih dan memiliki bentuk fisik yang memanjang serta keras dan dilengkapi dengan bulu-bulu halus, adalah merupakan bentuk fisik yang dimiliki buah dari tanaman urang aring ini, yang menjadi ciri khusus juga yakni buah dari tanaman ini memiliki lingkar tengah berukuran 1-2 mm.

  • Morfologi biji tanaman urang aring

Biji dari tanaman uang aring ini terdapat di dalam buahnya. Biji dalam satu buah bisa berjumlah 5-6 biji, dengan memiliki ciri khas bentuk yang pipih serta memanjang dan memiliki ukuran yang sangan kecil yakni 2 mm atau kurang dari itu, maka dapat dibilang bahwa bentuk fisik dari biji tanaman uang aring ini, adalah seperti bentuk jarum yang berukuran kecil, berwarna putih hingga kehitam-hitaman.

Baca Juga : Cara pemeliharaan Planlet Pada tahap Aklimatisasi dalam Proses Kultur Jaringan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme