Ilmu Pertanian

Agroteknologi

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Ciri, Jenis Dan Proses Terbentuknya Tanah Gambut

Pengertian, Ciri, Jenis Dan Proses Terbentuknya Tanah Gambut – Tanah gambut merupakan tanah yang terbentuk dari penumpukan sisa-sisa tumbuhan mati yang setengah membusuk atau yang mengalami dekomposisi yang tidak sempurna.

Oleh karena itu, tanah gambut memiliki kandungan bahan organik yang tinggi. Tanah yang terbentuk di lahan basah juga disebut sebagai gambut.

Selain itu, lahan gambut di berbagai belahan dunia dikenal dengan berbagai sebutan yaitu seperti rawa, moor, Muskeg, Pocosin, lumpur, dan lain-lain.

Sedangkan sebutan gambut sendiri diserap dari bahasa masyarakat lokal Banjar, Indonesia.

Baca Juga : Komponen-Komponen Penyusun Tanah

Sebagai jenis tanah yang mengandung bahan organic tinggi, gambut dapat digunakan sebagai sumber energi.

Proses Terbentuknya Tanah Gambut

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa tanah gambut merupakan tanah yang terbentuk dari sisa- sisa hewan atau tumbuhan.

Mulanya, sisa-sisa hewan atau tumbuhan baik yang tengah dalam keadaan layu maupun tidak layu sedang atau telah mengalami proses dekomposisi yang tidak sempurna.

Proses dekomposisi yang tidak sempurna tersebut disebabkan kurangnya jumlah bakteri dan berada dalam kondisi yang terbatas oksigen atau anaerob.

Tidak lupa bahwa proses tersebut dilakukan di atas permukaan tanah, yang kemudian lama-lama bahan organik tersebut akan menumpuk diatas lapisan tanah maupun dasar perairan.

Sedangkan proses terbentuknya tanah gambut di Bumi telah terjadi cukup lama, yaitu dimulai sekitar 5000 hingga 10000 tahun yang lalu.

Sehingga dapat dikatakan bahwa tanah gambut di muka bumi ini sudah sangat tua. Untuk mengetahui usia tanah gambut dapat diamati dengan melihat kedalaman pada tanah gambut tersebut.

Oleh karena tanah gambut ini selalu menumpuk, maka dapat dikatakan bahwa tanah gambut yang semakin dalam, maka usianya akan semakin tua.

Tanah gambut dapat di jumpai di daerah dengan kondisi lingkungan yang basah dan lembab, bahkan tanah gambut dapat membentuk suatu hutan yang berada di daerah tropis.

Ciri-ciri Tanah Gambut

Terdapat beberapa ciri-ciri yang dimiliki oleh tanah gambut antara lain sebagai berikut :

  • Tanah gambut merupakan tanah basah atau umumnya terdapat pada lahan basah
  • Memiliki warna yang cukup gelap
  • Memiliki sifat keasaman tanah yang tinggi, sehingga memiliki tanah gambut bukan merupakan tanah yang mudah untuk bercocok tanam.
  • Tanahnya kurang subur
  • Tekstur tanah lembek atau lunak dan tidak stabil
  • Banyak terbentuk di wilayah rawa

Jenis-jenis Tanah Gambut

Beberapa jenis tanah gambut antara lain sebagai berikut:

  1. Gambut Topogen

Gambut Topogen merupakan jenis tanah gambut yang terdapat pada bagian atas tanah mineral yang terdapat pada dasar perairan.

Karena terdapat di dasar perairan, maka jenis gambut ini dapat mengendap dan menumpuk di dasar perairan sehingga lama-kelamaan dasar perairan dapat dipenuhi oleh tanah gambut ini.

Di dasar perairan yang dipenuhi oleh lapisan tanah gambut topogen ini tumbuhan masih bisa tumbuh dan berkembang dengan baik serta subur. Tanah gambut topogen ini memiliki kedalaman hingga mencapai 4 meter.

Di kedalaman 2 meter ini sifat lapisan tanah gambut topogen ini subur dan memiliki tingkat keasaman yang rendah.

  1. Gambut Ombrogen

Tanah gambut ombrogen ini seperti tanah gambut sekunder. Hal ini dikarenakan tanah gambut ombrogen ini merupakan tanah gambut yang berkembang di atas tanah gambut topogen.

Sehingga tanah gambut ombrogen ini berada di atas dan dapat menutupi lapisan tanah gambut topogen.

Oleh karena letaknya yang berada di atas, maka lapisan tanah gambut ombrogen ini tebalnya mampu melebihi permukaan danau.

Air hujan memiliki peranan penting dalam pembentukan tanah gambut ombrogen ini, salah satu peranannya adalah sebagai pencuci.

Fungsi yang ditimbulkan oleh air hujan yaitu sebagai pencuci atau pembersih lapisan tanah gambut ini sehingga menjadikan lapisan tanah gambut ombrogen menjadi miskin zat hara.

Baca Juga : Pengertian dan Definisi Tanah Gambut

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme