Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Definisi Biosistematika Tumbuhan

Pengertian dan Definisi Biosistematika Tumbuhan – Makhluk hidup di bumi memiliki banyak jumlah dengan jenis yang bervariasi.

Untuk mempermudah mempelajari penggolongan makhluk hidup digunakan cabang ilmu pada biologi yaitu sistematik atau taksonomi.

Pada kesempatan kali ini, akan dibahas mengenai taksonomi pada tumbuhan atau dapat disebut juga biosistematik tumbuhan.

Taksonomi merupakan ilmu yang mempelajari mengenai identifikasi, klasifikasi dan tata nama pada suatu objek biologi.

Baca Juga : Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Air oleh Tumbuhan

Pada sistematik terdapat batasan ilmu secara ilmiah mengenai macam keanekaragaman serta hubungan kekerabatan dari setiap organisme.

Dengan ini beberapa para ahli beranggapan bahwa sistematik merupakan cakupan lebih luas dari taksonomi.

Biosistematik tumbuhan menggunakan tumbuhan dari masa lalu maupun masa sekarang sebagai objek studi dengan menggolongkannya menjadi kelas dan unit-unit tertentu atau disebut juga dengan istilah takson. Pembentukan takson inilah yang disebut dengan klasifikasi

. Klasifikasi merupakan pengelompokan anggota takson ke dalam suatu sistem hierarki secara teratur.

Sistem penyusunan ini berdasar dari informasi tumbuhan secara individu dengan hasil akhir berupa hubungan kekerabatan antara organisme.

Klasifikasi bertujuan dalam penyederhanaan objek studi dengan hakikat mencari persamaan dalam keanekaragaman.

Klasifikasi tumbuhan merupakan sistem pengelompokan jenis tumbuhan sehingga didaptkan tingkatan takson yang teratur sesuai dengan hierark.

Sifat untuk identifikasi pada setiap takson berbeda-beda, tergantung pada subjek yang melakukan klasifkasi maupun tujuan apa yang ingin dicapai dari klasifikasi tersebut.

Semakin rendah tingkatan takson maka kesamaan sifat yang didapat semakin banyak.

Sebaliknya, semakin tinggi tingkatan takson, kesamaan ciri dan sifat lebih sedikit dan jumlah organisme didalamnya semakin banyak.

Berikut ini merupakan tingkatan takson yang ada pada tumbuhan :

Kingdom / Kerajaan

Kingdom merupakan tingkatan takson paling tinggi dengan jumlah anggota paling banyak.

Organisme dibagi menjadi beberapa kingdom diantaranya kingdom Plantae, kingdom Animalia, kingdom Fungi, kingdom Protista, dan kingdom Monera yang kemudian terbagi lagi menjadi kingdom bakteri dan kingdom Archaea.

Divisi / Filum

Tingkatan kedua pada takson adalah divisi atau filum. Divisi digunakan pada kingdom Plantae, Protista dan Fungi.

Sementara filum digunakan pada kingdom hewan. Kingdom plantae dibagi menjadi tiga divisi dan diakhiri oleh kata –phyta, yaitu spermatophyta atau tumbuhan berbiji, bryophyta atau tumbuhan lumut, dan pteridopyta atau tumbuhan paku.

Classis / Kelas

Anggota pada setiap divisi atau filum kembali digolongkan ke dalam beberapa kelompok yang disebut classis atau kelas.

Penggolongan kelas berdasarkan persamaan sifat dan ciri tertentu.

Penamaan kelas pada setiap divisi memiliki akhiran yang berbeda-beda sesuai dengan divisinya . Berikut adalah kelas dari masing-masing divisi pada kingdom plantae :

  • Divisi : Spermatophyta, kelas : Monocotyledoneae dan Dicotyledoneae
  • Divisi : Bryophyta, kelas : Hepticae dan Musci
  • Divisi : Pteridophyta, kelas : Psilophyta, Equisetophyta/Sphenophyta, Lycophyta, dan Filicinae/Pterophyta

Ordo / Bangsa

Anggota takson yang berasal dari kelas, dikelompokkan kembali menjadi ordo berdasarkan kesamaan ciri dan sifat secara lebih khusus.

Nama ordo pada takson tumbuhan seringkali menggunanan akhiran –ales, seperti ordo Solanales, Malvales, Rosales, Asterales, dan Cucurbitales yang merupakan ordo dari kelas Dicotyleneae

Familia / Suku

Anggota takson pada ordo kembali dikelompokkan ke dalam beberapa familia atau suku berdasarkan kesamaan ciri-ciri tertentu, Pada tumbuhan, nama familia biasanya menggunakan akhiran –aceae, seperti pada famili Solanaceae, Malvaceae, Asteraceae, Poaceae, dan Cucurbetaceae.

Genus / Marga

Genus merupakan anggota takson pada familia yang dikelompokkan berdasarkan ciri-ciri tertentu secara lebih khusus.

Kaidah penulisan pada nama genus adalah menggunakan huruf besar dengan kata pertama menggunakan tulisan dicetak miring atau digarisbawahi.

Contoh dari genus pada tumbuhan adalah Oryza, Saccarum, Zea, dan Triricum yang merupakan genus pada familia Poaceae.

Spesies

Spesies merupakan tingkatan takson paling rendah, dengan anggota takson yang memiliki banyak persamaan dalam ciri maupun sifat.

Nama pada spesies terdiri dari dua kata, dengan kata pertama menunjukkan nama spesifik dan kata kedua menunjukkan jenisnya.

Contoh dari spesies pada tumbuhan adalah Rosa alba, Rosa multiflora, Rosa rugosa, Rosa dumalis, dan Rosa canina, yang merupakan spesies dari genus Rosa.

Demikian penjelasan mengenai Pengertian dan Definisi Biosistematika Tumbuhan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi anda.

Baca Juga : Fungsi dan Peranan Akar Tumbuhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme