Pengertian dan Definisi hutan jati dan manfaatnya

Pengertian dan Definisi hutan jati dan manfaatnya – Hutan jati merupakan suatu wilayah atau lokasi yang ditumbuhi oleh pohon-pohon jati (Tectona grandis).

Di Indonesia terdapat banyak hutan jati, namun yang paling banyak terdapat di pulau Jawa.

Akan tetapi, saat ini hutan jati banyak ditanam dan dibudidayakan di berbagai wilayah Indonesia lainnya seperti Sumatra, Sulawesi, Sumba, Kalimantan, hingga Papua.

payau

Selain itu, hutan jati merupakan hutan yang paling tua pengelolaannya dan termasuk dalam salah satu hutan yang mudah perawatannya.

Selain banyak ditemukan di Indonesia terutama di jawa, hutan jati juga banyak tumbuh di Negara-negara di Asia terutama di India, Thailand, Malaysia, dan Negara Indochina lainnya (Indochina ialah Negara yang terletak di Asean).

Hutan jenis ini mudah ditemukan di daerah-daerah yang sering mengalami kekeringan, jauh dari sumber air, atau di daerah dataran tinggi. karena pohon ini memiliki kemampuan hidup yang baik, meski jarang atau minim air di wilayah tersebut.

Banyak peneliti baik dari pemerintah atau perguruan tinggi seperti IPB menyatakan, jika pohon jati merupakan tumbuhan yang berasal dari India.

Yang menyebar ke berbagai penjuru Indochina, melalui pemuka agama Hindu dari India ketika  akhir zaman Hindu.

Tetapi, beberapa pakar pertanian Indonesia beranggapan jika pohon jati berasal dari Burma. Saat ini 65% luas hutan jati di seluruh dunia berada di Burma, 25% berada di Indonesia, dan sisanya berada di Negara Indochina lainnya.

Sedangkan keperluan kayu jati dunia mayoritas oleh Burma dan Indonesia, namun hampir sebagian besar didominasi oleh Burma.

Hutan jati di Indonesia

Wilayah Indonesia yang dilewati garis khatulistiwa, sangat cocok sebagai tempat pertumbuhan jati. Sehingga tak heran, jika perkembangan hutan jati sangat cepat dan semakin banyak.

Selain banyak ditemukan di Jawa dan muna, hutan jati juga dapat ditemukan di pulau-pulau lain Indonesia.

Sejak tahun 1970 pemerintah Indonesia mulai memperbaiki lahan hutan jenis HPH yang rusak karena pembalakan besar-besaran oleh perusahaan, dengan menanam pohon jati di pulau Sumatra dan Kalimantan.

Tetapi usaha tersebut tidak berhasil, karena setelah berusia 2 hingga 3 tahun pohon jati yang ditanam mati.

Kegagalan ini diakibatkan oleh kedua tanah di pualu tersebut sangat asam, sehingga memerlukan zat kalium dan fosfor dalam jumlah besar agar dapat mengurangi asam pada tanah.

Namun saat ini, berkat proses perbaikan unsur tanah yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dan masyarakat yang peduli dengan lingkungan di sekitarnya.

Hutan jati dapat berkembang di pulau-pulau besar lainnya seperti Sumatra, Sulawesi, Kalimantan meski dalam jumlah yang sedikit. Sedangkan pulau-pulau yang berdekatan dengan pulau Jawa seperti Madura, Bali, Lombok, Sumba, dan Nusa kambangan sangat cepat perkembangannya.

Menurut survey yang dilakukan pemerintah Indonesia, populasi hutan jati di Sumatra dan Kalimantan tidak kalah dengan yang di jawa. Bahkan, ada beberapa pohon yang memiliki diameter lebih dari 40 Cm atau lebih besar 5-10 Cm dari pohon jati jawa.

Manfaat hutan jati

  • Mampu memperbaiki dan mengembalikan struktur tanah
  • Sebagai tempat tinggal makhluk hidup
  • Sebagai tempat penyerapan air
  • Dapat digunakan sebagai tempat wisata alam
  • Kayu jati dapat digunakan sebagai perabotan rumah tagga
  • Daun jati dapat digunakan sebagai tempat pembungkus makanan
  • Mampu meningkatkan perekonomian masyarakat yang tinggal di sekitarnya

Baca Artikel Lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *