Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Definisi Metabolit Primer pada tanaman

Pengertian dan Definisi Metabolit Primer – Tanaman merupakan salah satu makhluk hidup yang paling banyak ditemukan di alam, selain itu tanaman berperan penting menjaga ekosistim dan lingkungan disekitarnya.

Organisme yang termasuk dalam tanaman bervariasi seperti pepohonan, semak, rerumputan, dan paku-pakuan.

Hingga saat ini tercatat sekitar 360.000 jenis tanaman meliputi 260.000 tanaman berbunga, 20.000 tanaman paku-pakuan, dan sisanya tanaman jenis lumut dan rerumputan.

traslokasi

Metabolit merupakan molekul (intermediet) yang tidaqk stabil dengan jangka waktu pendek dalam reaksi kimiawi.

Produk hasil metabolit dapat dibedakan menjadi dua yaitu metabolit primer dan metabolit sekunder.

Senyawa metabolit primer adalah senyawa organik yang berasal dari tanaman dan secara umum memiliki kemampuan bioaktif, baik untuk kehidupan, kelangsungan hidup, dan pertahanan tanaman tersebut.

Sebuah metabolit primer atau utama merupakan suatu senyawa (zat) essensial yang ditemukan pada organism pada tanaman, yang berperan penting dalam semua proses kehidupan organism tersebut atau merupakan kebutuhan dasar untuk melakukan kelangsungan hidup tanaman tersebut.

Senyawa metabolit primer dikelompokan menjadi empat kelompok makromolekul antara lain lipit, asam nukleat, protein, dan karbohidrat.

Ciri-ciri Metabolit Primer pada tanaman

  • Memiliki fungsi yang esensial dan jelas bagi kelangsungan hidup organisme penghasilnya (merupakan komponen esensial tanaman misalnya asam amino, vitamin, nukleutida, asam nukleat, dan lemak).
  • Terbentuk melalui metabolisme primer
  • Bersifat tidak spesifik (ada pada hampir semua makhluk hidup )
  • Dibuat dalam kuantitas yang cukup banyak
  • Sering berhubungan dengan pertumbuhan organisme penghasilnya
  • Hasil akhir dari metabolisme, energi dan etanol
  • Dibuat dan disimpan secara intraseluler

Struktur Penghasil Metabolit Primer pada tanaman

Asam Nukleat

Asam nukleat aalah bagian yang tersusun atas atom C, H, O, dan P. Pada umumnya, asam nukleat tersusun atas 3 bagian yaitu basa nitrogen, gula ribosa, dan fosfat.

Berdasarkan fungsi utamanya, asam nukleat dapat digolongkan menjadi 4 kelompok antara lain :

  • Sebagai energi kimia, contohnya: ATP, UTP, GTP.
  • Sebagai komponen regulator, contohnya : cGMP, cAMP.
  • Sebagai komponen materi genetik, contohnya : RNA, DNA.
  • Sebagai kofaktor, contohnya : FAD, Koenzim A, NAD.

Lipid

Lemak adalah golongan senyawa metabolit primer yang memiliki sifat hidrofobik, senyawa lipid dapat dibedaqkan menjadi tiga kelompok besar yaitu:

  • sterol yang merupakan penyusun membran sel makhluk hidup.
  • kolesterol.
  • lemak yang tersusun atas asam lemak dan gliserol.

Protein

Protein adalah suatu senyawa makromolekul yang terdiri dari atom H, C, O, S, dan N. Berdasarkan tugas utamanya, protein bisa dibedakan menjadi dua kelompok yaitu ;

  • Protein Struktural merupakan protein yang bertugas menyusun bagian struktural dari dalam sel, seperti protein perifer dan protein integral yang menyusun bagian membran sel.
  • Protein fungsional yaitu kelompok Enzim.

Karbohidrat

Karbohidrat adalah makromolekul yang terdiri atas atom H, C, dan O. kelompok ini sering disebut juga sebagai gula hidrokarbon. Jika dilihat berdasarkan jumlah monomer penyusunnya, karbohidrat dapat dibedakan menjadi empat jenis yaitu ;

  • Monosakarida yang terdiri dari 1 monomer.
  • Disakarida yang terdiri dari 2 monomer.
  • Oligosakarida yang terdiri dari 3-10.
  • Polisakarida yang terdiri dari 10 monomer.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme