Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Fungsi Sawah Tadah Hujan

Pengertian dan Fungsi Sawah Tadah Hujan – Agroteknologi.web.id – Sawah merupakan tanah yang dikerjakan atau digarap serta diairi sebagai tempat untuk menanam padi.

Untuk keperluan tersebut, sawah harus mampu menyangga genangan air karena padi memerlukan penggenangan pada periode tertentu dalam pertumbuhannya.

Untuk mengairi sawah dapat menggunakan sistem irigasi dari mata air, sungai bahkan air hujan.

Sawah yang menggunakan sistem pengairan dari air hujan dikenal sebagai sawah tadah hujan.

Baca Juga : Jenis-jenis Sawah Berdasarkan Sumber Air yang didapatkannya

Untuk lebih mengetahui dan memahami seperti apa sawah tadah hujan beserta fungsinya, mari kita simak penjelasannyaberikut ini.

Pengertian Sawah Tadah Hujan

Sawah tadah hujan merupakan jenis sawah yang mempunyai sumber pengairannya tergantung pada air hujan.

Lahan pada sawah tadah hujan merupakan suatu lahan yang memiliki pematang, namun tidak dapat diairi degan ketinggian dan waktu tertentu secara berkelanjutan.

Oleh karena itu, sawah ini mulai dikerjakan apabila telah memasuki musim penghujan dan akan berhenti atau tidak ditanami ketika musim penghujan selesai.

Sehingga pengairan lahan sawah tadah hujan ini sangat bergantung pada curah hujan dan untuk mendapatkan sumber air dikawasan sawah tadah hujan sangat sulit karena apabila telah memasuki musim kemarau sering terjadi kekeringan.

Pada umumnya sawah tadah hujan ini terletak diantara pegunungan dan hutan atau perkebunan sehingga untuk mendapatkan sumber air sangat sulit, sehingga mengandalkan turunnya air hujan.

Budidaya di lahan sawah tadah hujan umumnya dapat dilakukan setiap satu tahun sekali. Intensitas proses penggarapan di lahan sawah tadah hujan lebih tinggi dari sawah lain karena petani harus menyulam atau menanam padi kembali lebih sering daripada sawah beririgasi.

Hal tersebut dikarenakan akibat suplai air yang tidak stabil. Oleh karena itu, tingkat produktivitas pertanian tadah hujan secara umum cukup rendah dikarenakan kondisi tanah yang terdegradasi, tingginya evaporasi, kekeringan, banjir, dan minimnya manajemen air.

Selain kesulitan air di lahan sawah tadah hujan ternyata dilahan tadah sawah serangan hama dan penyakit.

Hal tersebut dapat terjadi akibat perubahan dari kondisi lahan kering ke lahan yang tergenang atau sebaliknya.

Sehingga dapat menyebabkan masalah yang cukup krusial dalam hal ketersediaan unsur hara tanaman, gulma dan bahkan serangan penyakit terutama penyakit blas.

Oleh karena itu, menanam varietas padi yag tahan terhadap serangan penyakit merupakan salah satu cara pengendalian penyakit yang cukup efektif dan efisien.

Sejauh ini varietas padi yang khusus ditanam di lahan sawah tadah hujan merupakan varietas tahan penyakit blas yang diantaranya adalaha Inpari 38 Tadah hujan, Inpari 39 Tadah hujan dan Inpari 41 Tadah hujan.

Namun demikian, sawah tadah hujan merupakan sumber lumbung pangan kedua setelah sawah irigasi yang ada di Indonesia. Bahkan luas lahan sawah tadah hujan di Indonesia sekitar 1,4 juta hektar.

Usaha pertanian tadah hujan memiiki potensi untuk lebih produktif dengan mengelola air hujan dan kelembaban tanah secara tepat.

Fungsi Sawah Tadah Hujan

Sawah tadah hujan memiliki fungsi penting untuk melakukan kegiatan pertanian dengan sistem pengairannya.

Fungsi dari sawah tadah hujan yaitu untuk mampu menampung atau menyangga genangan air saat terjadi hujan atau pada musim hujan.

Sehingga sawah ini dapat digunakan dalam periode tertentu berdasarkan pada musim hujan.

Pada sawah tadah hujan ini juga mengalami perubahan kimia tanah yang disebabkan oleh penggenangan tanah sawah sangat mempengaruhi dinamika dan ketersediaan unsur hara untuk tanaman padi sehingga tercukupi kebutuhan nutrisinya.

Selain itu, fungsi sawah tadah hujan baik digunakan pada daerah yang berada di wilayah curah hujan yang cukup konsisten dan jauh dari aliran perairan.

Baca Juga : Cara Membuat Perangkap Hama Tikus Sawah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme