Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Jenis, dan Contoh Sedimentasi

Pengertian, Jenis, dan Contoh Sedimentasi – Setelah membahas tentang pengertian, jenis, dan contoh pelapukan serta pengertian, penyebab dan jenis Erosi. sekarang membahas tentang Pengertian, Jenis, dan Contoh Sedimentasi.

Karena dari Erosi, Pelapukan dan Sedimentasi saling ada keterkaitannya, yang sudah saya katakan di saat membahas tentang pelapukan. Mari kita bahas.

Pengertian Sedimentasi

Sedimentasi adalah Proses pengendapan dari material hasil erosi ataupun pelapukan di daerah tertentu.

Baca Juga : Pengertian dan Proses Siklus Fosfor

Pengendapan dapat terjadi dari partikel atau materi yang terbawa oleh angin, air, atau glister. Semua yang terbawa kemudia  tercampur akan menjadi batuan baru yang disebut batuan sedimen.

Contoh faktor terjadinya sedimentsi adalah adanya material seperti pasir, debu atau tanah yang mengawali pristiwa ini, terdapat lingkungan yang sudah bisa jadi tempat terjadinya sedimentasi, dan lain sebagainya

Jenis Sedimentasi

Jenis Sedimentasi bisa dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu :

1). Sedimentasi Akuatis

Terdiri dari beberapa bagian seperti alluvial, meander dan delta.

  • Alluvial

Terjadi karena mengalami penurunan pada sungai atau arus sehingga karena arus yang tidak seimbang mengakibatkan kemiringan kemudian membuat material terendapkan. Contoh sedimentasi ini terjadi biasa pada kaki atau lereng pegunungan karena sempit dan kadang arus tidak stabil

  • Meander

Sungai khas yang terbentuk dari sedimentasi. Sungai ini belkelok terbentuk dari pengendapan material di sungai. Erosi juga menjadikan meander terbentuk. Contoh dari meander terdapat di sungai dari bagian tengah sampai muara sungai. Kejadian alam ini yang membuat sungai jadi indah di pandang dari atas.

  • Delta

Terjadi karena adanya endapan pasir atau lumpur yang diendapkan di bagian muara. Arus sungai mendekati muara semakin melambat, sehingga material berhenti sehingga mengendapkan area tersebut. Contoh Delta ada di bengawan solo dan sungai berantas. Di luar negeri ada delta busur di sungai nil dan delta runcing di Tibet.

2). Sedimentasi Aeolis

Sedimentasi ini juga bisa disebut aeris. Yaitu sedimentasi yang terbawa akibat dari angin.

Angin dapat mmembawa materi atau partikel namun saat angina melemah atau menabrak sesuatu, materi atau partikel akan jatuh, dan akhirnya diendapkan.

Contoh dari Sedimentasi Aeolis terjadi di gurun atau padang pasir. Gundukan pasir seperti di gobi dan gurun sahara.

3). Sedimentasi Marine

Terjadi karena proses pengendapan materi atau artikel yang dibawa oleh air laut. Sehingga di pantai atau di tengah laut menjadi bentuk bentuk yang beragam. Contoh hasil dari sedimentasi marine :

  • Spit

Jenis ini terjadi karena arus ombak berbalik arah kemudian saat berbalik arah pengendapan terjadi. Kemudian pengendapan itu naik menjadi daratan lurus.

  • Tombolo

Pengendapan ini adalah kelanjutan dari spit. Sehingga menjadi daratan penghubung antar pulau.

  • Barrier beach

Sama seperti namanya yang artinya penghalang pantai. Barrier beach terjadi karena arus yang keras dan di daratan bagian lain kekuatan tanahnya berbeda jadi tergerus. Sedangka bagian yang lebih kuat tetap ada sehingga membentuk seperti tembok pantai alami.

4). Sedimentasi Es

Sedimentasi es atau glester terjadi karena pengendapan suatu materi atau partikel pada suatu tempat dikarenakan adanya es. Contoh dari sedimentasi Es ada di kutub utara dan kutub selatan, adanya es yang padat seperti daratan yang mengapung. Dataran yang padat dan seperti bukit juga akibat dari sedimentasi es

Demikian penjelasan mengenai Pengertian, Jenis, dan Contoh Sedimentasi. Terima kasih semoga bermanfaat.

Baca Juga : Dari Manakah Sumber Unsur Hara Fosfor?

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme