Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Karakteristik dan Proses Terbentuknya Tanah Padas

Pengertian, Karakteristik dan Proses terbentuknya Tanah Padas – Tanah padas yakni merupakan tanah yang sering dijumpai pada daerah-daerah pegunungan atau perbukitan, dan di daerah-daerah sungai.

Tanah padas merupakan salah satu jenis tanah yang memiliki  sifat tanah yang padat, bahkan sangat padat.

Kepadatan tanah ini dikarenakan adanya kandungan mineral yang ada di dalamnya yang kemudian dikeluarkan oleh air yang terdapat pada lapisan tanah yang ada di atasnya.

Sehingga, tanah padas ini menjadi tanah yang kosong tanpa kandungan mineral yang ada di dalam tanah dan yang tersisa hanya lapukan dari batuan induk.

Baca Juga : Pengertian dan Ciri Tanah Ekspansif

Oleh karena teksturnya yang padat dan keras, maka tanah padas ini merupakan tanah yang menyerupai batuan.

Ciri-ciri dan Karakteristik Tanah Padas

Adapun beberapa ciri-ciri fisik dari tanah padas ini antara lain sebagai berikut :

  1. Memiliki tekstur atau bentuk tanah yang sangat padat

Salah satu yang ciri utama pada tanah padas ini yaitu tekstur tanahnya yang sangat padat dibandingkan dengan jenis tanah lainnya, sehingga tanah ini akan lebih menyerupai batuan daripada tanah pada umumnya.

Tekstur tanah yang padat ini disebabkan karena adanya kandungan mineral yang ada di dalam tanah tersebut yang telah dikeluarkan oleh air didalamnya.

Sehingga kemudian membuat tanah ini tidak mengandung mineral dan menjadikan strukturnya terlihat sangat padas hingga menyerupai batu.

  1. Mengandung kandungan organik yang sangat rendah

Tanah padas merupakan lapisan tanah yang kandungan bahan organiknya tergolong sangat rendah.

Karena kandungan bahan organiknya yang relatif rendah, maka tanah ini termasuk tanah yang kurang subur. Oleh karena itulah, tanah padas ini tidak cocok untuk dijadikan kegiatan bercocok tanam.

  1. Tidak mempuyai kandungan mineral

Selain mengandung sedikit kandungan bahan organik, tanah padas juga tidak banyak mengandung mineral.

Hal tersebut terjadi karena kandungan mineral dalam tanah tersebut telah dikeluarkan oleh air sebelumnya.

Sehingga hal ini membuat tanah tersebut menjadi kosong karena kehilangan mineral dan menjadi padat seperti batuan.

  1. Peka terhadap erosi

Karena tanah yang tidak memiliki kandungan mineral atau bahan organik yang cukup, maka tanah padas sangat rentan terhadap erosi tanah.

Hal ini karena tanah ini tidak mampu mempertahankan keutuhan struktur tanahnya.

Apabila struktur tanah ini tidak dijaga secara tepat, maka akan menyebabkan tanah tersebut mudah terkikis oleh air hujan.

  1. Mempunyai sifat sangat sulit menyerap air

Meskipun sifat tanah padas yang sulit untuk menyerap air, namun terkadang tanah padas ini juga mampu atau bisa untuk menyerap air.

  1. Biasanya dimanfaatkan untuk infrastuktur bangunan

Pada umumnya jenis tanah ini dimanfaatkan sebagai lahan untuk pembangunan infrastruktur bangunan.

Hal ini dikarenakan struktur tanahnya yang padat dan seperti batuan sehingga  mampu menopang banguan besar yang berada di atasnya.

Misalnya dibuat pondasi- pondasi bangunan gedung bertingkat, stadion, hingga gudang- gudang yang besar.

  1. Mempunyai suhu yang tinggi

Tanah yang padat merupakan salah satu jenis tanah yang mempunyai suhu yang tinggi apabila dibandingkan dengan suhu dari jenis tanah yang lainnya.

  1. Biasanya terletak di lapisan tanah bagian bawah

Pada umumnya tanah padas dapat dijumpai pada lapisan tanah dengan kedalaman tertentu.

Selain itu, biasanya tanah padas ini telah didahului oleh beberapa jenis tanah lain diatasnya.

Proses Terbentuknya Tanah Padas

Tanah padas merupakan tanah yang memiliki struktur tanah yang keras dan juga padat hingga menyerupai batuan.

Sampai saat ini pun masih sedikit sumber yang mampu menjelaskan mengenai proses terbentuknya tanah padas ini.

Namun, secara umum proses pembentukan tanah padas ini memiliki kepiripan dengan pembentukkan tanah kapur.

Baca Juga : Pengertian, Jenis, dan Pencegahan Kerusakan Tanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme