Penjelasan Mengenai Karbohidrat pada Tanaman

Penjelasan Mengenai Karbohidrat pada Tanaman – Karbohidrat adalah salah satu senyawa organik yang dihasilkan oleh makhluk hidup, terutama tanaman dan paling banyak di bumi.

Karbohidrat terdiri dari karbon (C), oksigen (O), dan hidrogen (H). Karbohidrat memiliki banyak manfaat untuk makhluk hidup yaitu sebagai sumber energi (glukosa), materi pembangun (selulosa), dan cadangan makanan.

Selain itu, sisa karbohidrat mengalami proses kimia dan disimpan ditempat yang berbeda. Seperti pati yang disimpan di akar, buah, dan biji.

4

Ketika melakukan proses fotosintesis, tanaman hijau mampu mengubah atau mengganti karbon dioksida menjadi karbohidrat.

Karbohidrat banyak mengandung gugus hidroksil, selain itu juga memiliki gugus fungsi karbonil. Sebutan karbohidrat pada awalnya, dipakai pada golongan senyawa organik dengan rumus (CH2O)n.

Jenis-jenis Karbohidrat pada Tanaman

Secara umum, karbohidrat bisa dibedakan menjadi tiga jenis. Antara lain monosakarida (satu jenis gula), disakarida (dua jenis gula), dan polisakarida (lebih dari dua jenis gula).

Susunan atom yang dimiliki molekul karbohidrat yang berbeda-beda, mengakibatkan setiap sifat yang dimilikinya berbeda antara satu dengan yang lainnya.

  • Karbohidrat monosakarida memiliki banyak jenis, namun yang paling penting adalah fruktosa (terdapat pada buah), glukosa (terdapat pada sebagian besar tanaman), dan galaktosa (terbentuk dari laktosa). Ketiganya dibutuhkan oleh tanaman, karena memiliki fungsi dan peran yang sangat penting untuk sumber energi utama.
  • Disakarida merupakan jenis karbohidrat yang tersusun dari gula sederhana seperti sukrosa, laktosa, dan maltosa.
  • Polisakarida merupakan jenis karbohidrat yang paling banyak. Satu molekul polisakarida mampu mengandung ribuan partikel glukosa. Karbohidrat jenis ini sangat kompleks dan tersusun dari selulosa, pati, hingga glikogen.

Proses Pembentukan Karbohidrat pada tanaman

Sifat fisiologi khusus yang dimiliki tanaman adalah kemampuan untuk memakai zat karbon dari udara, untuk diproses menjadi bahan-bahan organik dan di asimilasi ke dalam tubuh tanaman.

Proses ini disebut dengan fotosintesis, tetapi hanya dapat berlangsung jika tanaman mendapatkan cukup cahaya.

Asimilasi zat karbon atau fotosintesis merupakan suatu proses, ketika zat-zat anorganik CO2 dan H2O yang diambil oleh klorofil dari luar tubuh tanaman.

Di proses dan berubah menjadi suatu zat organik karbohidrat, berkat bantuan cahaya matahari.

Ketika peristiwa pernapasan pada tanaman berlangsung, energi kimia berubah menjadi tenaga kerja untuk melakukan proses fotosintesis.

Selain asimilasi zat karbon, ada juga asimilasi zat lemas atau nitrogen. Peristiwa ini berlangsung tanpa bantuan cahaya matahari, sehingga disebut proses kemosintesis atau langkah pertama untuk menghasilkan protein.

Proses pembentukan protein, akan mustahil atau tidak mungkin terjadi jika tanpa adanya hasil fotosintesis. Dengan begitu, proses fotosintesis ialah kegiatan reaksi kimia ( 6CO2+6H20 ).

Baca Artikel Lainnya :

Cahaya dan klorofil menghasilkan karbohidrat ( C6H12O6+6O2 ). Sehingga proses respirasi atau pernapasan pada tanaman adalah kebalikan dari proses fotosintesis.

3 Comments

Add a Comment
  1. Germanius Salab

    Ijin Download

    1. agroteknologi

      silahkan

    2. agroteknologi

      Silahkan mas..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *