Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Peranan Mikroorganisme Dalam Bahan Pangan

Peranan Mikroorganisme Dalam Bahan Pangan – Mikroorganisme memang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari – hari, namun bukan berarti seluruh peranan yang dimilikinya tersebut menimulkan kerugian.

Karena ada beberapa mikroorganisme yang terlibat dalam kehidupan sehari – hari memiliki banyak manfaat sehingga memiliki peran penting dalam beberapa bidang.

Salah satu bidang yang memanfaatkan mikroorganisme adalah bidang pangan. Fungsi dari mikroorganisme ini adalah sebagai pemfermentasi bahan pangan agar memiliki masa simpan yang lebih panjang.

Bahkan karena mikroorganisme juga, bahan pangan tersebut akhirnya memiliki cita rasa yang enak, baru ataupun unik.

Baca Juga : Syarat Pertumbuhan Mikroorganisme

Mikroorganisme yang sering ditemukan pada pangan dibedakan menjadi 4 kelompok, yaitu :

  1. Bakteri

Makhlukberseltunggalberkembang biak dengan membelah diri dam waktu 20 menit dan dalam waktu 8 jam mampu menghasilkan 16 juta sel baru.

  1. Kapang

MikrobamasukpadakelompokFungi berbentuk filamen atau berstruktur seperti benang dan dapat dilihat tanpa bantuan mikroskop. Contohnya serat berwarna putih sepertikapaspadatempe. .

  1. Kamir

Salah satu organisme per sel satu masuk dalam golongan Fungi. Kebanyakan Kamir digunakan pada pangan berakibat merusak, namun ada beberapa juga dimanfaatkan untuk fermentasi makanan seperti pada pembuatan roti.

Bau asam dan bau alkohol menjadi tanda rusaknya pangan akibat Kamir.

  1. Virus

Organisme terkecil dibandingkan organisme lain yang mampu berkembang biak hanya melalui bantuan organisme lain, sehingga mereka tergolong parasit. Mereka sering mencemari pangan seperti air sayur hasil laut dan susu.

Virus hepatitis A menjadi pencemar pangan dan virus polio pencemar susu sapi mentah.

Berikut ini beberapa peran mikroorganisme menguntungkan :

  1. Membantu bahana pangan menjadi bahan pangan lainnya melalui proses fermentasi.
  2. Membantu mengawetkan makanan.
  3. Sebagai indikator kualitas sebuah bahan pangan.

Berikut beberapa peran mikroorganisme merugikan :

  1. Menyebabkan keracunan pada makanan.
  2. Menyebabkan kerusakan ataupun kebusukan pada makanan.

Mikroorganisme bersifat merusak pada umumnya menimbulkan efek perubahan warna, bau busuk, munculny lendir,  rasa berubah asam, dan timbul gas. Namun, sifat akan ditimbulkan tergantung dari jenis pangan yang di rusak.

Berikut ini beberapa contoh mikroorganisme menguntungkan pada bidang pangan :

Mikroorganisme Produk
Acetobacter sp Asam cuka
Acetobacter xylinium Nata de coco
Lactobacillus Cassei Yoghurt
Rhizopus Oligosporus tempe
Streptococcus  cremoris Keju
Streptococcus Lactis Mentega
Neurospora Crassa Oncom

Berikut ini bebebrapa contoh mikroorganisme merugikan dalam bahan pangan :

  • Lactobacillius menjadi pembusukan pada sayuran, buah dan umbi.
  • Clostridiumbotulinum menjadi penghasil racun botulinin menggunakan cara penguraian protein pada makanan berbentuk kaleng seperti rajungan dan ikan.
  • Achromobacter dan Flavobacterium menjadi penyebab pelendiran pada telur.
  • Achromobacter dan Staphylococcus menjadi pembusuk pada ikan serta daging.
  • Leuconostocmesenteroides menjadi penyebab timbulnya lendir pada makanan, pembentuk gas dan penurun pH.
  • Burkholderia gladiol menjadi penyebab asamnya tempe bongkrek.

Pertumbuhan mikroorganisme pada pangan di tentukan oleh :

  1. Karakteristik pangan yang meliputi :
  • Kandungan gizi, jumlah gizi untuk pertumbuhan mikroba.
  • Nilai pH atau keasaman
  • Senyawa antimikroba, pengawet yang mampu menghambat pertumbuhan mikroba.
  • Aktivitas air (aw), jumlah air pada pangan yang dimanfaatkan mikroba untuk proses pertumbuhan.
  1. Kondisi lingkungan pangan yang meliputi :
  • Suhu, setiap mikroba memiliki kisaran suhu tertentu untuk tumbuh.
  • Oksigen, setiap mikroba memiliki kebutuhan oksigen berbeda.
  • Kelembaban, semakin lembab tempat penyimpanan pangan, maka mikroba mudah tumbuh dan merusak.

Baca Juga : Pengertian dan Manfaat Asam Fulvat dan Asam Humat Untuk Tanaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme