Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian, Diagnosa, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Rematik

Pengertian, Diagnosa, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Rematik – Rematik adalah sebuah penyakit atau gangguan peradangan yang berkepanjangan sejak pertama kali menderitanya.

Rematik merupakan gangguan dimana lapisan sendi terpengaruh, sehingga penderita beresiko mengalami perubahan bentuk tubuh karena tulang atau sendi dan terjadi pengeroposan tulang yang bertahap tahap.

Penyakit rematik ini, biasanya ditandai dengan periode yang aktif dan periode pasif. Rematik ini biasa di derita oleh sebagian besar perempuan, pecandu rokok, dan orang orang yang memiliki keturunan penyakit rematik.

Penyakit rematik juga disebut dengan nama lain Rheumatoid Atritis. Rematik juga bisa menyerang menyebabkan peradangan dan menyerang bagian tubuh yang lainnya, dengan kata lain juga disebut juga termasuk penyakit sistemik.

Baca Juga : Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengobati Dermatitis Ulcerative

Diagnosa

Penderita atau pasien yang mengalami gejala rematik disarankan menghubungi dokter atau ke rumah sakit menemui dokter umum atau dokter penyakit dalam.

Jika memang gejala rematik maka dokter akan menyarankan atau merujuk ke tempat perawatan oleh ahli reumatologi.

Selama perawatan para ahli akan memberikan perawatan secara menyeluruh.

Tes diagnosis rematik dilakukan dengan berbagai serangkaian tes darah di laboratorium.

Ini dilakukan untuk mengenali tanda tertentu termasuk anti bodi RF, anti CCP, kekurangan darah merah, anemia atau ANA (antinuclear antibody).

Hal lain dapat dipastikan pada peningkatan laju endap darah dan kadar protein C reaktif, yang keduanya menunjukkan adanya peradangan.

Hal ini harus segera di rawat supaya rematik itu dapat berkurang atau dapat sembuh.

Gejala

Penyakit rematik sendiri memiliki beberapa gejala utama yang harus diketahui. Sebagai berikut :

1. Nyeri Sendi
2. Pembekakan atau radang
3. Kekakuan di pagi hari yang berlangsung selama lebih dari 1 jam
4. Kekakuan setelah lama tidak melakukan kegiatan atau gerakan
5. Mudah merasa lelah
6. Daerah yang terasa hangat saat disentuh
7. Merasa sensitive terhadap rasa nyeri
8. Benjolan atau nodul dibawah kulit
9. Badan merasa demam ringan
10. Ada kelemahan saat melakukan gerakan atau kegiatan
11. Berat badan menjadi berkurang atau turun berat badan

Penyebab

Penyebab dari penyakit rematik sendiri ada dari berbagai macam.berikut ini adalah beberapa penyebab dari penyakit rematik :

1. Hormon

Penyakit rematik dapat terjadi melalui hormon. Rematik umumnya terjadi pada sebagian besar wanita karena tingkat esterogen yang lebih tinggi dari sistem mereka, namun juga tidak menutup kemungkinan jika laki laki juga dapat terjangkit rematik.

Rematik pada laki laki biasanya lebih berat dibandingkan perempuan jika mereka terkena rematik.

2. Lingkungan

Yang dimaksud dengan lingkungan adalah lingkungan yang kurang sehat seperti para perokok lebih menjadi sasaran penyakit rematik ini. Perokok juga rentan dengan penyakit lainnya selain rematik.

3. Keturunan

Meskipun menurut para ahli mengatakan bahwa resiko penurunan gen cukup rendah, namun bisa saja keturunan yang dapat menderita rematik ada dan terjadi.

4. Virus atau bakteri

Karena rematik ini menyerang sistem kekebalan tubuh maka bisa saja inveksi virus atau bakteri dapat memicu penyakit rematik itu muncul.

Baca Juga : Pengertian, Penyebab, Jenis, Diagnosa dan Pengobatan Penyakit Kanker Tulang

Cara Mengobati

Dengan melakukan penanganan yang tepat dan benar maka penyakit rematik dapat diatasi secara pelan pelan dan bisa saja hilang. Berikut ini beberapa cara mengobati rematik :

1. Obat

Meminum obat yang sudah di rekomendasi oleh dokter untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri pada dokter bisa menjadi cara awal dalam menyembuhkan rematik

2. Terapi berjalan

Melakukan terapi berjalan juga dapat menjadi alternative lain dalam penyembuhan rematik karena diawasi oleh dokter khusus rematik.

3. Olahraga

Melakukan olahraga secara ringan yang tidak memperparahnya juga boleh dilakukan, karena juga membuat tulang atau sendi kita juga berlatih supaya tidak kaku.

Latihan ringan membuat rasa semakin sedikit demi sedikit berkurang dengan di selangi terapi dan obat yang teratur.

4. Beristirahat

Beristirahat dengan teratur, baik, dan benar setelah melakukan 3 hal diatas untuk memenuhkan tenaga kembali untuk melakukan lagi secara teratur di besok harinya.

Istirahat memang sesuatu yang harus dilakukan karena kita mempunyai energy dan tenaga yang harus di isi ulang lagi.

5. Makanan

Makanan yang dimakan juga harus benar terutama yang mengandung vitamin dan zat zat penting bagi tubuh dan tulang anda. Biasakan juga meminum susu setiap pagi dan sore hari karena susu juga memberikan kekuatan pada tulang dan sendi.

6. Pemantauan

Sebaiknya setiap beberapa minggu atau tiap bulan kontrolkan kesehatan tulang anda apakah ada perubahan setelah melakukan semua diatas.

Jika dilkukan secara teratur dipastikan rasa rematik akan berkurang dan menemui titik sembuh.

Demikian artikel tentang pengertian, diagnosa, gejala, penyebab dan cara mengobati rematik. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Baca Juga : Gangguan-gangguan Pada Peredaran Darah Manusia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
error: Content is protected !!