Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Alpukat

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Alpukat – Alpukat atau Avokad adalah tanaman penghasil buah meja (Buah yang dapat dikonsumsi) yang berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah.  Tanaman yang memiliki nama latin Parsea americana, saat ini, banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah.

Tanaman alpukat yang terkenal dengan kelezatan daging buahnya, ternyata memiliki banyak manfaat lain, seperti dijadikan bahan dasar produk kecantikan; daunnya dapat dijadikan sebagai obat herbal yang dapat mengobati kencing batu, darah tinggi, sakit kepala, nyeri saraf, nyeri lambung serta mampu mengatasi menstruasi yang tidak teratur; batang tanaman alpukat juga sering dimanfaatkan sebagai bahan bakar; kulit pohonnnya dapat dibuat menjadi pewarna coklat pada produk berbahan dasar kulit; bijinya dapat diolah menjadi bahan pewarna tekstil.

Secara umum, tanaman yang punya banyak manfaat ini, memiliki banyak varietas yang dapat tumbuh dengan baik di daerah yang beriklim tropis dan sub tropis. Untuk mengenal lebih jauh mengenai Tanaman Alpukat, berikut adalah Klasifikasi dan Morfologi Alpukat :

Klasifikasi Ilmiah Tanaman Alpukat

  • Kingdom : Plantae
  • Sub Kingdom : Trachebionta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Super divisi : Spermatophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub kelas : Magnoliidae
  • Ordo : Laurales
  • Famili : Lauraceae
  • Genus : Parsea
  • Spesies : americana

Morfologi Tanaman Alpukat

Akar : Memiliki akar tunggang dengan panjang antara 5-10 meter. Yang berfungsi menopang batang, menyerap air dan unsur tana dari dalam tanah.

Batang : Batang alpukat sendiri berbentuk bulat memanjang dengan ukuran panjang mencapai 20 meter dengan warna kecoklatan dan memiliki batang serta lapisan kulit yang keras. Selain itu, Batang tanaman alpukat memiliki banyak cabang dan ranting.

Daun : Tanaman alpukat memiliki daun tunggal dan simetris dengan bentuk oval atau bulat telur, pangkal dan ujung daun meruncing, permukaannya halus, bagian tepi daun rata – terkadang sedikit menggulung ke atas. Panjang daun Tanaman alpukat sekitar 10-20cm dengan lebar sekitar 3-10cm. Dengan sistem pertulangan menyirip. Warna daun tanaman ini hijau, ketika sudah tua dan daun yang masih muda berwarna kemerahan.

Bunga : Tanaman alpukat memiliki bunga majemuk dengan kelamit ganda yang  berwarna hijau kekuningan serta bentuknya menyerupai bintang. Bunga tanaman alpukat berukuran 5-10milimeter, umumnya bunga muncul di bagian ketiak daun atau ranting dalam bentuk malai.

Buah : Buah alpukat bertipe buni atau oval seperti telur. Panjangnya sekitar 10-20cm berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan (tergantung varietasnya). Kulit buahnya lembut dengan tebal sekitar 1 milimeter, terdapat bintik halus pada permukaan. Ketika sudah masak daging buahnya lunak, berwarna hijau muda pada bagian yang dekat dengan kulit dan kuning pada bagian yang dekat dengan biji.

Baca Juga :

Biji : Biji buah alpukat berbentuk berwarna putih kemerahan menyerupai bola dengan dimater 2,5 – 5 cm. Perkembangan biji alpukat termasuk perkecambahan hipogeal.

Updated: 2 Januari 2019 — 3:08 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
error: Content is protected !!