Pengertian dan Perbedaan Buku Fiksi dan Non Fiksi

Pengertian dan Perbedaan Buku Fiksi dan Non Fiksi – Halo pembaca sekalian, kembali lagi nih bersama kami.

Nah hari ini kami ingin membahas suatu yang lebih ringan. Dimana kita akan membahas tentang sesuatu yang berkaitan dengan tulisan.

Banyak dari sobat sekalian yang tentu hobi membaca , baik itu membaca komik, cerpen, novel dan masih banyak lagi.

Pengertian dan Perbedaan Buku Fiksi dan Non Fiksi

Pengertian dan Perbedaan Buku Fiksi dan Non Fiksi

Nah dalam pembuatannya, buku yang anda dibagi menjadi 2 bagian, yaitu buku fiksi dan non fiksi.

Tentu pembaca pernah mendengaristilah satu ini bukan. Nah sayangnya, walau banyak orang yang pernah mendengar istilah ini, masih saja orang yang salah mengartikan dan membedakan kedua istilah ini.

Baca Juga : Pengertian dan Fungsi Bimbingan Konseling

Singkatnya yang satunya fiksi, yang satunya lagi non fiksi. Nah daripada bingung, yuk kita belajar bersama – sama

Apa sih itu Fiksi

Singaktnya fiksi itu berarti fiktif, dan fiktif berarti tidak nyata. Jadi fiksi sebernya adalah sesuatu yang tidak nyata atau boleh dibilang kalian sedang berkhayal.

Nah fiksi diartikan dalam sebuah karya yang gampang untuk ditulis dan terlalu terikat dalam hal –hal baku  seperti dalam penulisan karya ilmiah.

Fiksi juga seringkali disamakan dengan sastra, karena banyak dari karya sastra yang sifatnya tidak nyata atau fiksi dan khayalan belaka.

Jadi kalau berbicara tentang buku fiksi, artinya buku yang tulisan didalamnya memuat hasil imajinasi dari penulis yang sifatnya tidak nyata. Buku fiksi merupakan suatu buku yang berisi cerita bersifat imajinatif dan khayalan.

Dalam penulisannya pun tidak ribet, tidak membutuhkan aturan berlaku yang sangat mengikat dan tidak perlu dipertanggungjawabkan kebenarannya. Karena ide penulisan berasal dari khayalan penulis.

Nah dalam buku ini, bahasa – bahasa yang digunakan biasa banyak menggunakan kata – kata konotatif. Kisah yang digunakan juga merupakan cerita yang mampu membuat pembaca seakan masuk dalam cerita tersebut.

Baca Juga : Pengertian, Jenis dan Fungsi Komunikasi Nonverbal

Apa sih itu non-fiksi

Kebalikan dari fiksi, buku non fiksi merupakan buku yang bukan berasal dari khalayan. Buku non fiksi merupakan buku yang berdasarkan kejadian yang sebenarnya dan berdasarkan kenyataan yang terjadi.

Dalam jenis buku ini, apa yang ditawarkan dalam buku ini memuat aneka kejadian yang sebenarnya dan bersifat informative.

Dikarenakan sifat dari buku ini yang berasarkan kenyataan, maka buku ini pun harus disusun sesua dengan aturan yang berlaku.

Dibutuhkan data yang valid dan kredibel serta pengamatan yang tepat karena hasil dari olahan buku ini akan menjadi referensi dari setiap orang yang membutuhkan informasi akurat.

Karena itu, isi dari buku yang telah dipublish ini harus dapat dipertanggung jawabkan tentunya.

Bahasa yang digunakan sangat berbeda dengan isi dari buku fiksi. Isi dan tata cara bahasa menggunakan denotative atau makna yang sebenarnya.

Isi buku langsung mengarah ke topic dengan harapan agar pembaca dapat langsung mengetahui maksud dari isi buku tersebut.

Nah sifat dari buku ini yang harus berdasarkan fakta – fakta, dan berupa informasi yang berlandaskan data nyata atau fakta , sehingga buku ini nantinya akan menjadi sumber informasi yang relevan.

Contoh–contoh buku

Contoh dari buku fiksi sendiri ada banyak, beberapa diantaranya adalah cerpen, novel, dongeng, drama, fantasi, puisi, hikayat, fable, mitos , komik, dan cerita rakyat.

Sedangkan untuk buku non fiksi sendiri, contohnya adalah karya ilmiah, skripsi, tesis, buku pelajaran, jurnal, ensiklopedia, biografi, esai, pidato, dan opini merupakan beberapa contoh non fiksi yang beredar di sekitar kita.

Jadi, sudah tahu kan mana saja buku fiksi dan nonfiksi. Semoga sekarang semakin baik ya pemahamannya.

Baca Juga : Pengertian, Ciri, Jenis, dan Manfaat Karya Ilmiah

Updated: 15 September 2018 — 2:07 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018