Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian dan asal usul sayur-sayuran

Pengertian dan asal usul sayur-sayuran – Halo pembaca sekalian, kalo bahan makanan yang satu ini tentu sering sekali kamu makan sepanjang umur kamu. Rata – rata warna bahan makanan ini didominasi oleh warna hijau.

Apakah itu? Yes, sayur!

Banyak dari orang orang menyukai makanan ini, sedangkan banyak juga yang tidak suka deengan makanan ini.

Ada yang bilang rasanya tidak enak, ada yang terasa pahit, bahkan susah untuk dikunyah.

Baca Juga : Pengertian dan Jenis Mekanisme Transport Membran

Padahal sayur memiliki banyak sekali manfaat yang dimiliki apabila dikonsumsi secara tepat. Nah sebelumnya, yuk kita belajar dulu tentang asal usul makanan ini.

Pengertian Sayur – sayuran

Sayur – sayuran sendiri memiliki pengertian yaitu kumpulan dari semua jenis tanaman yang dapat dimakan , mulai dari batang daun, akar, bunga, biji atau bagian apapun dari makanan yang bisa kita olah sehingga menjadi makanan yang bisa dikonsumsi. Sayur – sayuran merupakan sekumpulan bagian dari tanaman tanaman yang bisa dimanfaat bagi manusia.

Sayur – sayuran sendiri marupakan salah satu makanan penting bagi kehidupan manusia. Khusus untuk Indonesia, kita harus bersyukur bahwa tanah yang kita injak sekarang merupakan tanah yang subur sehingga tidak sulit bagi kita untuk menanam dan bercocok tanam.

Sayur apa sih yang kamu suka makan? Mungkin orang Indonesia sangat hafal dengan sayur – sayuran satu ini : bayam, kangkung, wortel, sawi, terong merupakan beberapa makanan yang menjadi favorit masyarakat.

Selain harganya yang terjangkau, kita dengan mudah mendapati makanan tersebut di sekitar pasar – pasar terdekat. Nah, agar kita bisa mengenal lebih dekat sayur – sayuran , ayo kita belajar sejarah masuknya sayur – sayuran di Indonesia

Asal – Usul sayur sayuran

Banyak mungkin diantara kita mengira bahwa bahan makanan seperti bawang putih ataupun kangkung merupakan produk asli dari Indonesia. Bahan makanan ini sejatinya bukan merupakan makanan asli Indonesia.

Konon, Sayur – sayuran yang ada sekarang merupakan bahan makanan yang dibawa dari Negara – Negara tetangga di sekitar kita.

Salah satu Negara yang memberikan sumbangsih cukup banyak adalah Negara China dan India membawa bahan makanan yang cukup banyak di Indonesia dan mulai dikembangkan di Indoensia.

China sendiri dibagi menjadi 2 bagian.  Di bagian China bagian utara, jenis sayuran yang dibudidayakan di sana seperti sawi dan bawang putih, sedangkan di China bagian selatan, mereka membawa kangkung dan bawang.

Tidak hanya itu, bagian Asia selatan menyumbang beberapa sayur – sayuran yang masih ada hingga sekarang, seperti bayam, labu dan pare. Nah kalau kalian suka makan kubis, sayuran ini dibawa dari Eropa loh.

Nah, Indonesia harus beryukur karena memiliki tanah yang luar biasa subur. Beberapa tanaman dari luar dapat tumbuh dengan baik karena beberapa memiliki karakteristik tanah yang sama dinegara pendatang.

Tomat dan cabai misalnya, sayur – sayuran asal Amerika Selatan ini dapat dengan mudah di tanam di Indonesia, karena karakteristik Indonesia sama dengan wilayah Amerika Selatan, yaitu beriklim tropis.

Sehingga tidak sulit bagi sayuran yang akan di tanam untuk beradaptasi. Sayur ini dengan mudah dikembangkan di Indonesia, dan tidak membutuhkan perawatan khusus untuk berkembang.

Perkembangan jaman telah membawa kemajuan yang sangat besar untuk perkembangan sayur dari waktu ke waktu.

Terbukti dengan banyaknya varietas bibit unggul di sector cocok tanam, membantu para pembudidaya untuk mendapatkan produk sayuran yang lebih cepat tumbuh dan ukuran yang lebih besar.

Nah itu dia sejarah dan pengertian seputar sayur – sayuran. Semoga membantu ya!

Baca Juga : Pengertian, klasifikasi klasik, fenetik dan filogenetik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
error: Content is protected !!