Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian dan Bagian Kelenjar

Pengertian dan Bagian Kelenjar – Dalam ilmu kesehatan tentu sering disebutkan kelenjar dengan segala hal yang berhubungan dengan itu.

Namun bagi orang awam mungkin ada yang belum paham mengenai kelenjar dan berbagai jenis serta fungsinya.

Kelenjar adalah organ tubuh yang berfungsi untuk mensintesisa suatu zat yang akan dikeluarkan dari dalam tubuh.

Pengertian dan Bagian Kelenjar

Pengertian dan Bagian Kelenjar

Baca Juga : Jenis Sel yang Terdapat pada Tumbuhan

Dibawah ini akan dijelaskan megenai beberapa jenis atau kategori kelenjar beserta dengan fungsinya, yaitu :

Kelenjar Endokrin

Kelenjar Endokrin adalah kelenjar yang mengeluarkan produk yang telah dihasilkan melalui Lamina Basalis dan tidakmemiliki saluran.

Kelenjar Eksorin

Kelenjar Eksorin adalah kelenjar yang memiliki saluran untuk mengeluarkan produk yang telah dihasilkan.

Produk tersebut bermuara pada permukaan apical yang kemudian akan melewati kelenjar apokrin, kelenjar holokrin, dan kelenjar merokrin.

  1. Kelenjar Apokrin. Kelenjar Apokrin akan mempengaruhi hilangnya sel sekresi ketika sekresi berlangsung.
  2. Kelenjar Holokin. Kelenjar Holokin akan mempengaruhi hancurnya seluruh sel ketika berlangsungnya proses sekresi.
  3. Kelenjar Merokin. Kelenjar Merokin akan membawa proses sekresi dengan menggunakan eksositosis.

Kelenjar Hipofisis

Kelenjar Hipofisis adalah Kelenjar yang terdapat di dalam lekukan tulang sela tursika di bagian tengah tulang baji. Kelenjar ini disebut juga dengan “Master of Glands” karena bertugas untuk mengatur hormon lain.

Kelenjar Epifis

Kelenjar Epifis adalah kelenjar yang terdapat di dalam tengkorak dan berwujud sangat kecil.

Kelenjar Gondok

Kelenjar Gondok (tiroid) adalah kelenjar yang terdapat pada leher bagian depan, tepatnya di bawah jakun.

Kelenjar ini menghasilkan hormone tiroksin yang berpengaruh terhadap basal metabolisme tubuh. Hormon ini memiliki kekurangan, yaitu dapat menimbulkan gejala hipermetabolisma atau morbus Basedowi.

Kelenjar Kacangan

Kelenjar Kacangan atau Glandula Timus adalah kelenjar penimbunan hormone somatrop (hormone pertumbuhan).

Hormone ini dapat mempengaruhi pertumbuhan, apabila kekurangan hormone ini di usia muda dapat menghentikan pertumbuhan atau menyebabkan kekerdilan dan apabila kelebihan, akan menunjukan gejala tumbuh raksasa atau gigantisa.

Ketika sudah berada di usia dewasa, hormone ini akan menimbulkan gejala akromegeli atau tumbuhnya tulang pipa kea rah samping.

Kelenjar Paratroid

Kelenjar Paratroid atau kelenjar anak gondok adalah adalah kelenjar penghasil hormon yang memiliki fungsi untuk mengatur pertukaran zat kapur di dalam darah. Apabila kekurangan hormone ini akan mengakibatkan gejala kejang.

Kelenjar Anak Ginjal

Kelenjar Anak Ginjal atau glandula adrenal adalah kelenjar yang pada bagian kulitnya menghasilkan hormone kotin.

Apabila kekurangan hormone ini sesorang akan mengalami penyakit adison. Gejala dari penyakit ini adalah kulit berubah menjadi merah dan mengakibatkan kematian.

Pada bagian dalam menghasilkan hormone adrenalin yang dapat mempengaruhi pembuluh nadi sehingga dapat menimbulkan kenaikan tekanan darah.

Selain itu, hormone ini juga dapat mengubah gula otot yang dilarutkan menjadi gula darah.

Kelenjar Usus dan Lambung

Kelenjar Usus dan Lambung adalah kelenjar yang menghasilkan hormone sekretin (pada usus) yang merangsang pengeluaran getah pancreas dan hormone gastrin (pada lambung) yang merangsang getah lambung.

Kelenjar Langerhans

Kelenjar Langerhans adalah kelenjar yang terdapat di pancreas dan menghasilkan hormone insulin yang bekerja secara antagonis. Jika kekurangan hormone ini, gula dalam darah akan tinggi dandapat mengakibatkan penyakit gula (diabete militus).

Demikianlah beberapa hal terkait dengan kelenjar mulai dari pengertian hingga jenis dan bagian-bagiannya. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan pmbaca khususnya bagi penulis sendiri.

Baca Juga : Cara Kerja Jantung pada Tubuh Manusia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
error: Content is protected !!