Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian  Dan Bentuk Komunikasi Politik

Pengertian  Dan Bentuk Komunikasi Politik – Yang dimaksud dengan Komunikasi Politik adalah sebuah komunikasi yang terjadi dengan melibatkan pesan – pesan politik beserta aktor – aktor politik atau berhubungan dengan kekuasaan pemerintah dan kebijakan pemerintah setempat.

Pengertian  Dan Bentuk Komunikasi Politik

Pengertian  Dan Bentuk Komunikasi Politik

Dengan pengertian tersebut di atas dapat dihubungkan bahwa Komunikasi Politik merupakan sebuah ilmu terapan atau komunikasi politik biasa dan bukanlah hal – hal baru. Komunikasi Politik dengan mudah bisa dipahami sebagai komunikasi yang terjadi diantara kelompok yang memerintah dan yang diperintah.

Menurut Gabriel Almond (1960) menjelaskan bahwa Komunikasi Politik adalah salah satu fungsi yang wajib ada dalam masing – masing sistem politik.

Komunikasi Politik Terdiri Dari Berbagai Unsur

Komunikasi Politik terdiri atas berbagai unsur yaitu komunikasi politik, pesan – pesan politik, saluran atau media politik, sasaran atau target politik, pengaruh atau efek komunikasi politik.

Pendekatan Komunikasi Politik

Bisa dilakukan dengan 2 cara sebagai berikut : pendekatan proses dan pendekatan agenda seting.

Bentuk – Bentuk Komunikasi Politik

Menurut pendapat dari Mas’oed dan MacAndrews (2000 : 225), menjelaskan tentang Komunikasi Politik di dalam masyarakat secara umum bisa dikelompokkan ke dalam beberapa bentuk antara lain sebagai berikut :

1. Electroral Activity

Adalah segala macam bentuk kegiatan yang bersifat langsung atau tak langsung dengan dihubungkan kepada pemilihan.

Termasuk ke dalam kategori ini adalah keikutsertaan memberikan sumbangan untuk kegiatan – kegiatan kampanye dengan menjadi sukarelawan di dalam kegiatan tersebut, turut serta mengambil bagian di dalam kampanye atau ‘rally’ politik sebagai sebuah partai, serta mengajak seseorang untuk turut mendukung dan memilih sebuah partai dengan calon pemimpinnya masing – masing, memberikan suara dalam kegiatan pemilihan, mengawasi pemberian dan perhitungan suara, serta menilai calon yang akan diajukan.

2. Lobbying

Adalah tindakan yang dilakukan dari seseorang atau sekelompok orang untuk tujuan menghubungi para pejabat pemerintahan ataupun terhadap tokoh – tokoh politik dengan maksud untuk mempengaruhi hal – hal yang menyangkut masalah – masalah tertentu.

3. Organizational Activity

Adalah keterlibatan warga masyarakat pada daerah – daerah tertentu ke dalam suatu organisasi sosial dan politik yaitu apakah ia adalah sebagai pemimpin, aktivitas, atau hanyalah anggota biasa saja.

4. Contacting

Adalah salah satu kegiatan yang biasanya dilakukan oleh masyarakat dengan secara langsung pejabat pemerintah atau tokoh politik, baik dilakukan secara individu maupun kelompok orang yang kecil jumlahnya.

Dalam bentuk kegiatan dan partisipasi yang dimaksud maka diharapkan akan mendatangkan manfaat bagi orang yang melakukannya.

5. Violance

Adalah tindakan kekerasan guna mempengaruhi pemerintah yaitu dengan cara melakukan kekerasan, pengacauan, dan pengrusakan.

Sedangkan menurut pendapat Dalton (2009) menjelaskan dengan cara mengelompokkan bentuk – bentuk partisipasi politik adalah sebagai berikut :

  • Volting.

Adalah bentuk partisipasi politik yang berhubungan dengan pemilihan dengan cara melakukan ‘voting / electing’.

  • Campaign Activity.

Adalah kegiatan dalam kampanye yang mewakili bentuk partisipasi yang merupakan perluasan terhadap pemilihan / ‘extension of electoral participation’.

  • Communal Activity.

Adalah bentuk – bentuk partisipasi yang memiliki perbedaan karakteristik dengan kegiatan kampanye karena adanya kegiatan ‘komunal’ guna mengambil tempat di luar ‘setting’ pemilihan / ‘out side electoral setting’.

  • Contacting Personal On Personal Matters.

Merupakan salah satu bentuk partisipasi berupa sekelompok individu yang melakukan kontak terhadap seseorang erat hubungannya dengan materi tertentu yang melekat pada orang yang bersangkutan.

  • Protest.

Adalah bentuk partisipasi yang bersifat ‘unconventional’ contohnya adalah demonstrasi dan gerakan – gerakan protes.

Baca Juga :

Nah demikian kami menjelaskan tentang pengertian dan bentuk komunikasi politik, semoga dapat menambah wawasan dan bermanfaat !

Updated: 11 Februari 2019 — 2:17 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
error: Content is protected !!