Pengertian dan Fungsi Bimbingan Konseling

Pengertian dan Fungsi Bimbingan Konseling – Setiap orang lebih-lebih di kalangan pelajar pasti memiliki masalah entah itu terkait dengan bagaimana cara meningkatkan potensi dirinya atau memecahkan masalah yang tengah dialami.

Makanya di sekolah-sekolah diperlukan yang namanya Bimbingan Konseling atau biasa disebut dengan BK.

Diharapkan dengan adanya BK di sekolah-sekolah, para siswa mendapat manfaat yang berhubungan dengan peningkatan kualitas belajar.

Baca Juga : Pengertian dan Jenis Puisi Lama

Bimbingan Konseling atau BK sendiri memiliki beberapa fungsi, Yaitu:

Fungsi Pemahaman

Dalam Fungsi Pemahaman ini, proses Konseling bertujuan untuk membantu Konseli atau orang yang melakukan Bimbingan Konseling untuk mengenali potensi yang dia miliki dan lingkungan (pendidikan, pekerjaan, dan norma agama)tempatnya berada.

Setelah mengetahui tentang hal-hal tersebut, Konseli dapat mengembangkan potensi yang dia miliki dan mampu membaur dengan lingkungannya.

Fungsi Penyembuhan

Bimbingan Konseling juga berupaya untuk menyelesaikan masalah yang dialami oleh Konseli.

Masalah-masalah yang biasa dihadapi dalam hal ini berupa masalah pribadi, masalah social, masalah dalam hal belajar, maupun masalah karir.

Dengan melakukan Bimbingan Konseling, Konselor akan berusaha membantu untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dialami Konseli seperti yang telah dituliskan.

Fungsi Pengembangan

Dalam Fungsi Pengembangan, Konselor berperan untuk memberikan atau menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik untuk membantu Konseli.

Konselor bersama dengan Personel Sekolah bekerjasama untuk merancanakan dan melaksanakan bimbingan yang berkesinambungan agar Konseli mencapai sesuatu yang mereka inginkan.

Fungsi Penyaluran

Fungsi Penyaluran disini berarti Bimbingan Konseling membantu Konseli untuk memilih maupun menetapkan karir dengan minat, bakat, keahlian yang sesuai dengan ciri-ciri kepribadian yang dimiliki Konseli.

Untuk melakukan Fungsi Penyaluran ini, Konselor perlu bekerjasama dengan pendidik lain.

Baca Juga : Pengertian, Jenis dan Contoh dari Kata Sifat

Fungsi Preventif

Untuk mengantisipasi masalah yang mungkin terjadi, Konselor dapat menggunakan Fungsi Preventif.

Melalui Fungsi Preventif ini, Konselor menghimbau para Konseli untuk menghindari kegiatan yang membahayakan diri konseli.

Hal yang dapat dilakukan Konselor adalah dengan melakukan pelayanan orientasi, informasi, dan bimbingan kelompok agar mereka terhindar dari masalah yang biasa ditemukan, seperti pergaulan bebas, minuman keras, dan lain sebagainya.

Fungsi Adaptasi

Fungsi Adaptasi sangat pas bila digunakan oleh para pelaksana pendidikan untuk menyesuaikan program pendidikan sesuai dengan minat, kemampuan, kebutuhan dan latar belakang Konseli.

Dengan memiliki informasi yang akurat dari pelaksana pendidikan (guru), Konselor dapat membantu menciptakan metode yang pas dalam pembelajaran.

Hal yang sering Konselor lakukan adalah membantu memilih dan menyusun materi pembelajaran sesuai dengan dengan kemampuan yang dimiliki oleh para Konseli.

Fungsi Penyesuaian

Fungsi Penyesuaian adalah proses yang dilakukan oleh Konselor agar konseli dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat ia berada.

Fungsi Fasilitasi

Dengan adanya Fungsi Fasilitasi, Konselor dapat memberi kemudahan kepada Konseli untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang selaras dengan diri Konseli.

Fungsi Perbaikan

Kenselor dengan Fungsi Perbaikan dapat membantu konseli untuk memperbaiki kekliruan dalam berfikir, berperasaan, dan bertindak.

Fungsi Pemeliharaan

Fungsi Pemeliharaan bertujuan untuk menjaga dan mempertahankan situasi kondusif yang dimiliki oleh Konseli agar terhindar dari penurunan produktivitas diri sehingga Konseli dapat melaksanakan hal-hal yang sesuai dengan pemikiran mereka setelah melakukan Bimbingan Konseling.

Demikian tadi sedikit tentang pengertian Bimbingan Konseling dan Fungsi-fungsi dalam Bimbingan Konseling.

Walaupun lebih diutamakan dalam hal pendidikan, namun tidak menutup kemungkinan bagi orang lain yang memiliki masalah untuk melakukan Bimbingan Konseling. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca.

Baca Juga : Pengertian, Ciri, Jenis, Unsur Dan Manfaat Seni Sastra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018