Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian dan Fungsi Bronkiolus dan Alveolus

Pengertian dan Fungsi Bronkiolus dan Alveolus – Trakea atau tenggorokan memiliki cabang yang memungkinkan udara dapat masuk ke paru-paru manusia.

Kamudian terdapat tabung yang semakin kecil yang disebut dengan Bronkiolus dan Bronkiolus ini akan memastikan bahwa udara mencapai semua bagian yang berbeda dari paru-paru.

Bronkiolus adalah cabang dari bronkus dan mempunyai dinding yang lebih tipis. Pada ujung Bronkiolus terdapat gelembung-gelembung kecil yang dinamakan Alveolus. Jumlah cabang Bronkiolus antara kanan dan kiri berbeda.

Pengertian dan Fungsi Bronkiolus dan Alveolus

Pengertian dan Fungsi Bronkiolus dan Alveolus

Yang menuju paru-paru sebelah kanan memiliki 3 cabang, sedangkan yang menuju ke sebelah kiri hanya memiliki 2 cabang saja.

Ciri dari Bronkiolus adalah tidak adanya tulang rawan dan kelenjar pada mukosanya dan pada bagian awal cabang Brokiolus hanya mempunyai sebaran sel globet dan epitel.

Fungsi Bronkus adalah :

  1. Menyalurkan udara dari Bronkus menuju Alveoli

Proses pernafasan harus melalui mulut dan hidung, kemudian menuju kerongkongan, trakea hingga kemudian sampailah ke paru-paru. Bronkus sendiri adalah percabangan dari trakea dan ujungnya masih bercabang lagi yang bernama Bronkiolus ini.

  1. Mengontrol jumlah udara yang di distribusikan melalui paru-paru.

Dalam hal ini ketika menarik nafas, manusia dan hewan tidak dapat meengontrol banyaknya udara yang ditarik ke dalam tubuh.

Selain itu, kondisi udara dan lingkungan yang berbeda dapat mempengaruhi jumlah udara yang dihirup dan dengan Bronkiolus ini dapat mengatur jumlah Oksigen yang akan masuk ke dalam paru-paru.

Jadi walaupun menarik udara dalam-dalam, tapi tetap akan tersaring oleh Bronkiolus dan udara yang masuk ke dalam paru-paru pun tidak semuanya masuk.

Penyakit Bronkiolus

Penyakit asma dapat menyebabkan Bronkiolus berkontraksi sehingga akan menyebabkan si penderita sulit bernafas. Penyakit yang terjadi pada Bronkiolus adalah Bronkitis. Bronkitis adalah peradangan pada Bronkiolus yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Alveolus adalah kantung yang memiliki dinding yang tipis yang terdapat di ujung saluran pernafasan terkecil. Sebuah Alveolus terdiri dari tiga sel utama, yaitu :

  1. Skuamosa Alveolar yang merupakan sel-sel pembentuk struktur alveolar.
  2. Sel Alveolar besar yang memiliki tugas untuk mensekresikan surfaktan. Surfaktan ini dapat membantu mengurangi tegangan

Penyakit karena gangguan pada Alveolus

Nafas yang diambil melalui hidung kamudian masuk ke dalam tenggorokan dan setelah itu jalan nafas mulai bercabang melalui Bronkiolus hingga sampai ke Alveolus. Dan apabila terdapat gangguan pada Alveolus, maka akan menyebabkan berbagai penyakit, yaitu :

  1. Pneumonia

Adalah penyakit yang diakibatkan karena infeksi pada alveolus, yang disebabkan oleh bekteri.

  1. Emfisema

Adalah penyakit karena karusakan pada jaringan penghubung Alveolus yang disebabkan karena kebiasaan merokok, sehingga Emfisema ini dapat menghambat aliran udara.

  1. Pneumoconiosis

Adalah gangguan akibat menghirup zat yang berbahaya bagi paru-paru.

  1. Acute Respiratory Distress Syndrome

Adalah kerusakan jaringan paru-paru yang disebabkan oleh suatu penyakit berat.

  1. Kanker Paru

Kanker paru ini dapat terjadi di seluruh bagian paru-paru. Namun yang paling sering adalah di sekitar kantong udara atau alveolus.

  1. Edema Paru

Adalah keadaan dimana cairan dari pembuluh darah kecil paru merembes ke dalam kantong udara (Alveolus). Edema paru dapat mengakibatkan gagal jantung, tekanan balik pada pembuluh darah paru, dan perembesan cairan.

  1. Tuberkulosisi

Adalah pneumonia progresif lambat yang disebabkan karena infeksi virus Mycobacterium tuberculosis.

Demikian tadi pengertian, fungsi, dan penyakit-penyakit yang mungkn terjadi pada Bronkiolus dan Alveolus. Semoga artikel ini dapat menambah peengetahuan pembaca sehingga kita senantiasa dapat menjaga kesehatan khususnya pada organ pernafasan kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
error: Content is protected !!