Pengertian dan Proses Metabolisme Protein

Pengertian dan Proses Metabolisme Protein – Selamat siang readers, apa kabarnya nih?

Semoga baik- baik saja yha! Mengenai metabolisme protein tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita.

Tapi readers tahu nggak apa itu metabolisme protein, prosesnya bagaimana? Jika kalian belum mengetahui tentang metabolisme protein, pilihan bijak sekali kalian mengunjungi website ini.

Karena pada kesempatan kali ini, informasi yang akan dibahas yaitu mengenai metabolisme protein.

Okelah, tanpa basa-basi, langsung aja yuk, berikut penjelasan lengkapnya! Simak baik-baik yha!

Apasih yang dimaksud dengan metabolisme protein?

Yang dimaksud dengan metabolisme adalah segala proses kimia yang terjadi dalam tubuh mahkluk hidup.

Metabolisme prosesnya terbagi menjadi dua, yaitu: anabolisme dan katabolisme.

Anabolisme merupakan suatu proses sintesis molekul kimia yang semula kecil menjadi besar, dalam proses anabolisme ini membutuhkan energi (ATP).

Sedangkan yang dimaksud dengan katabolisme merupakan suatu proses penguraian molekul yang semula besar menjadi molekul yang lebih kecil, proses katabolisme ini melepaskan energi (ATP).

Adapun yang dimaksud dengan metabolisme protein merupakan metabolisme yang asalnya dari asam amino dan bersumber dari asam itu sendiri.

Dalam keseluruhan asam amino yang telah dihasilkan kira-kira ada sekitar 85% yang berfungsi untuk sintesis pada protein. Asam amino yang digunakan sebagai metabolisme dapat kita temukan pada protein yang kita konsumsi setiap harinya.

Protein tersebut berproses sebagai hasil daripada degradasi protein di dalam tubuh kita. Proses yang seperti ini bersifat kontinyu atau berkelanjutan.

Dalam proein itu sendiri terdapat asam amino yang terbagi menjadi dua unsur yaitu asam amino essensial dan asam amino non essensial.

Sumber protein yang berupa asam amino tadi selanjutnya akan mengalami proses transport protein.

Protein akan berproses di dalam usus halus dan nantinya akan masuk ke dalam aliran darah di tubuh kita.

Setelah asam amino bercampur dengan darah dalam tubuh kita, maka asam yang tadi akan tersebar luas sampai ke seluruh sel, tetapi asam amino tersebut tidak akan terbuang sia-sia, tetapi akan disimpan ke dalam sel- sel darah dengan dibantu oleh enzim.

Baca Juga : Pengertian, Struktur, Fungsi, Bagian Esofagus

Bagaimana proses metabolisme protein terjadi?

Terjadinya proses metabolisme protein yaitu dimulai dari proses pencernaan pada mulut sampai pada usus halus, kemudian akan dilanjutkan dengan proses metabolisme asam amino.

Sebelum diabsorpsi dari saluran pencernaan, sebagian zat makanan yang mengandung protein akan dipecahkan terlebih dulu menjadi molekul- molekul yang ukurannya lebih kecil.

Tempat protein di absorpsi yaitu berada di usus halus dalam bentuk asam amino yang selanjutnya akan masuk ke dalam darah. kemudian di dalam darah, asam amino tadi akan disebar ke seluruh sel untuk disimpan.

Asam amino yang ada di dalam sel disimpan kedalam bentuk protein (dengan menggunakan enzim). Hati menjadi jaringan utama sebagai penyimpanan dan pengolahan protein.

Dengan bantuan enzim-enzim saluran pencernaan, perubahan kimia dalam proses pencernaan dilakukan, yaitu dengan cara mengkatalisis hidrolisis protein menjadi asam amino.

Protein yang ada dalam makanan dicerna oleh lambung dan usus, kemudian dikatabolisme menjadi asam amino yang diabsorbsi dan dibawah oleh darah.

Asam amin tersebut selanjutnya dibawa ke hati menjadi asam amino dalam hati (ekstra sel), kemudian asam amino tersebut sebagian akan dibawa oleh darah menuju jaringan –jaringan tubuh, kemudian asam amino akan masuk ke sel- sel tubuh.

Nah readers, gimana?

Sudah paham kan mengenai apa itu metabolisme protein, bagaimana saja prosesnya. Kalau belum paham, kalian bisa mengulangi membacanya. Sekian dulu yha informasi kali ini.

Selanjutnya aku bakal ngasih banyak lagi informasi yang bermanfaat buat kalian. Terimaksih telah menyempatkan untuk membaca. Jangan lupa tunggu dan baca artikel lainnya yha. Sampai jumpa di lain kesempatan.

Baca Juga : Pengertian, Fungsi, dan Jenis Pankreas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018