Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian, Fungsi, Bagian, Dan Struktur Trakea

Pengertian, Fungsi, Bagian, Dan Struktur Trakea – Trakea merupakan bagian dari organ tubuh manusia.

Berikut akan di bahas mengenai pengertian, struktur, fungsi, dan bagian-bagian dari trakea. Simak baik-baik yha!

Pengertian Trakea          

Trakea atau biasa disebut dengan batang tenggorokan adalah salah satu bagian dari sistem pernapasan yang bentuknya seperti pipa tabung. Panjangnya adalah 10 sampai 16 cm sedangkan diamternya berkisar 20 sampai 25 mm.

Baca Juga : Pengertian Dan Jenis-Jenis Gigi

Letak dari trakea ini adalah setelah laring dan sebelum bronkus. Trakea sendiri memiliki fungsi yaitu sebagai penyalur udara yang masuk menuju bronkus dan alveolus. Selain itu juga memiliki fungsi menyaring debu dan kotoran pada udara yang masuk.

Fungsi Trakea

Trakea memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Sebagai sistem pernapasan

Udara yang akan masuk menuju bronkus dan alveolus sebelumnya akan melewati trakea.

Di dalam trakea ini, kotoran serta debu yang terdapat dalam udara disaring. Trakea juga memiliki lendir (mukus) fungsinya yaitu menjaga kelembaban udara dan juga berperan dalam pengaturan suhu udara.

  • Sebagai sistem pencernaan

Dinding trakea menyatu dengan dinding esofagus (organ pencernaan). Secara tidak langsung, trakea juga memengaruhi proses pencernaan.

Apabila terjadi sumbatan, akan berpengaruh juga pada esofagus. Misalnya, ketika terjadi sumbatan jalan napas akan tersedak dan kita akan batuk, sehingga saluran trakea dan esofagus akan bersih dari benda yang menyumbat tadi.

  • Melindungi saluran pernapasan

Ketika ada benda asing yang masuk sampai ke trakea, maka benda asing tersebut akan terjebak dan melekat pada lendir trakea yang lengket.

Selanjutnya benda atau bakteri itu akan dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk dahak atau cairan kental.

Struktur Trakea

Trakea berbentuk seperti tabung yang dibentuk oleh 16 sampai 20 cincin tulang rawan yang berbentuk seperti huruf C.

Cincin tersebut bentuknya bukan lingkaran, karena kedua ujungnya tidak menyatu karena penempelan esofagus pada dinding trakea. Cincin ini diikat dengan jaringan fibrosa. Trakea memiliki sifat kuat dan juga elastis.

Trakea tersusun dari epitel bersilia yang memiliki sel goblet yang fungsinya menghasilkan mukus (cairan kental) yang mampu melindungi dinding trakea.

Sebelum sampai paru, struktur trakea membentuk dua cabang, kanan dan kiri yang berhubungan langsung dengan bronkus, alveolus, dan paru-paru.

Baca Juga : Pengertian Dan Fungsi Imun Pada Manusia

Bagian-bagian Trakea

Dinding trakea tersusun atas 3 lapisan, yaitu sebagi berikut:

  1. Jaringan Mukosa (Lapisan Dalam)

Pada mukosa sel penyusunnya adalah sel epitel silindris bersilia dengan sel goblet. Jaringan mukosa ini memiliki fungsi untuk menghasilkan mukus (cairan kental atau lendir) yang berguna melindungi dinding trakea juga untuk melindungi saluran pernapasan dari benda-benda asing yang masuk bersama udara.

  1. Lapisan Submukosa

Lapisan submukosa letaknya setelah lapisan mukosa. Pada lapisan ini terdapat banyak pembuluh darah dan daraf. Lapisan submukosa ini memungkinkan terjadinya pergerakan pada mukosa trakea.

  1. Jaringan Otot dan Tulang Rawan (Lapisan Tengah)

Lapisan tulang rawan ini bentuknya seperti huruf C yang menjadi tempat letaknya tulang rawan.

Bagian dari tulang rawan yang terbuka terletak pada posterior (belakang) yaitu tempat bertemu antara trakea dan esofagus.

Jaringan otot dapat ditemukan di sekitar cincin tulang rawan ini, yaitu berupa otot polos.

Fungsinya yaitu sebagai pergerakan pernapasan, mengontrol refleks batu maupun tersedak. Pada lapisan tengah ini terdapat juga struktur yang menghubungkan antar cincin tulang rawan trakea dan juga menjaga kedua ujung dari cincin tersebut tetap dalam keadaan optimalnya.

  1. Jaringan Ikat (Lapisan Terluar)

Jaringan ikat ini merupakan lapisan terluar dari trakea. Pada lapisan terluar ini terdapat pembuluh darah, jaringan lemak, dan juga saraf.

Demikian informasi kali ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian. Terimakasih telah membaca.

Baca Juga : Pengertian, Fungsi, Bagian Dari Kolon (Usus Besar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
error: Content is protected !!