Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian dan Hubungan gen Dengan Kromosom, DNA dan RNA

Pengertian dan Hubungan gen Dengan Kromosom, DNA dan RNA – DNA, RNA dan Kromoson, adalah istilah-istilah yang sangat familiar di dunia biologi. Semua anak biologi, pasti sangat akrab dengan tiga istilah ini.

Memang untuk sebagian kalangan istilah ini sangat akrab dan sudah mengerti dengan tiga istilah yang disebutkan pada awal artikel ini.

Namun untuk beberapa kalangan orang, istilahini sangat tidak akrab atau tidak familiar bahkan ada beberapa kalangan yang sama sekali tidak mengenal istilah ini.

Pengertian dan Hubungan gen Dengan Kromosom, DNA dan RNA

Pengertian dan Hubungan gen Dengan Kromosom, DNA dan RNA

Baca Juga : Pengertian dan Sejarah Penemuan DNA Double Helix

Namun Istilah-istilah sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, bahkan istilah inilah yang menjadi dasar dari semua reaksi dan sirkulasi yang terjadi dalam tubuh kita.

Meskipun memang bukan menjad yang utama, namun tepat menjadi yang penting untuk setiap keagiatan sirkulasi dan semua kegiatan tubuh mahluk hidup.

DNA

DNA sendiri adalah merupakan asam deoksiribonukleat, dan adalah sebagai penyusun berat kering setiap organisme, yang berperan sebagai biomolekul utamanya, dan sering atau senantiasa ditemukan berada di dalam Inti sel.

Dalam DNA terdapat bebera komponen utama yakni :

1). Basa Nitrogern yang kemudian dapat dibagi lagi menjadi tiga bagian:

  • Timinia (T)
  • Ademia (A)
  • Guanina (G)
  • Sitosina (S)

2). Gugus Fosfat dan;

3). Gula Deoksiribosa;

RNA

RNA, hampir mirip struktur dan keguanaannya dengan DNA, bahkan keduanya sangat berkaitan.

Jika DNA merupakan Deoksiribonukleat maka RNA adalah Ribonukleotida. Jika DNA memiliki rantai yang ganda, sedangkan untuk RNA memiliki rantai tunggal yang tidak pilin.

Jika DNA disusun oleh beberapa komponen, maka RNA juga disusun menjadi beberapa komponen, sebagai berikut :

1). Gugus Fosfat;

2). Gugus Pentosa ata yang lebih sering disebut sebagai Gula Ribosa;

3). Basa Nitrogen, jika pada DNA Basa Nitrogen menjadi 4 ( empat ), maka untuk RNA hanya dibagi menjadi 2 ( dua ) bagian seperti dibawah ini :

  • Adenin (A) dan Guanin (G) atau yang disebut dengan Basa Purin
  • Urasi dan Sitosi atau yang disebut juga sebagai Basa Pirimidin

Gen

Gen mempunya hubungan yang sangat erat dengan dengan DNA dan Kromosom, tiga hal ini merupakan bagian yang selalu satu. Gen sendiri disebut adlaah merupakan bagian kromosom yang juga dikenal sebagai bagian dari kesatuan kimia dalam hal ini DNA.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Gen merupakan warisan dari satu individu atau mahluk hidup yang satu kepada mahluk hidup yang lain.

Kromosom

Yang kemudian yang akan kita pelajari adalah Kromosom, ini adalah berkaitan dengan beberapa istilah yang sudah dibahwa sebelumnya.

Istilah berikutnya adalah kromosom, kromosom sendiri adalah struktur makromolekul yang bermuatan atau yang membawa DNA sebagai informasi genetik yang tersimpan dalam sel.

Hubungan Gen dan Kromosom

Gen dan Kromosom berhubungan sebenarnya lebih tepatnya dihubungkan atau terhubung berkat peranan DNA, karena DNA sendiri dibagun oleh genom yang merupakan total informasi  genetik yang tempatnya berada didalam kromosom, lebih lanjutnya gen yang membawa sifat yangbisa diteliti, adalah merupakan penggalan DNA yang berada didalam kromosom.

Hubungan RNA dan DNA

Hubungan antara RNA dan DNA ini adalah, hubungan yang sangat erat, dimana pembentukan RNA kebanyakan dipengaruhi oleh keberadaan DNA ini sendiri.

Hubungan antara RNA dan DNA lebih kepada pembentuk dan dibentuk, dimana pada dasarnya DNA-lah yang mempunyai, peranan utama sampai terbentuknya RNA.

Baca Juga : Pengertian dan Definisi Transkripsi DNA

Updated: 1 November 2018 — 2:21 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
error: Content is protected !!