Pengertian, Jenis dan Contoh dari Kata Sifat

Pengertian, Jenis dan Contoh dari Kata Sifat – Pengertian, jenis dan contoh dari kata sifat ciri-ciri kata sifat merupakan pembahasan utama dari topik pelajaran bahasa indonesia yang akan diulas secara lengkap pada artikel berikut ini.

Adapun pokok pembahasan mengenai Kata Sifat yang akan dijelaskan mencakup kaitan sebagai berikut:

Pengertian dari Kata Sifat

Kata Sifat adalah suatu kata yang penggunaannya ditujukan untuk menggambarkan suatu sifat, kondisi, tabiat atau keadaan dari suatu objek benda.

Baca Juga : Pengertian dan Jenis Puisi Lama

Objek tersebut dapat berupa manusia, hewan ataupun tumbuhan serta sesuatu benda lainnya.

Penggambaran oleh Kata Sifat tersebut dapat merupakan suatu kualitas, kuantitas, urutan ataupun berupa penekanan dari suatu kata.

Pada kesimpulannya arti dari Kata Sifat adalah suatu suku kata yang merubah arti dari suatu kata benda dan kata ganti, dengan menguraikannya secara lebih terperinci untuk membuat kata tersebut menjadi lebih spesifik pengertiannya.

Jenis-jenis dari Kata Sifat

Pengelompokkannya dibagi menjadi 3 kategori yaitu:

  1. Semantis
  2. Sintaksis
  3. Bentuk.

Adapun pembahasan masing-masing kategori tersebut, yaitu sebagai berikut:

A. Semantis (Makna)

1. Kata Sifat Bertaraf yang menyatakan pengertian suatu kualitas.

  • Kata Sifat pemberi sifat yang memberikan pengertian kualitas dan intensitas dengan ragam fisik atau mental. Contoh: nyaman, rapi
  • Kata Sifat ukuran yang memberikan pernyataan kualitas yang dapat diukur dengan ukuran kuantitatif. Contoh: sedikit, ringan
  • Kata Sifat warna yang memberikan pernyataan berbagai warna. Contoh: merah, putih, biru
  • Kata Sifat waktu yang mengacu pada suatu masa, proses, perbuatan atau keadaan, berada atau berlangsung. Contoh: lama, sebentar, secepatnya
  • Kata Sifat jarak yang mempunyai patokan pada ruang atau spasi antara dua benda atau tempat.Contoh: jauh, dekat
  • Kata Sifat sikap dan batin yang mempunyai patokan pada suasana hati/perasaan. Contoh: murung, gembira, bangga, malu
  • Kata Sifat cerapan yang mempunyai patokan pada sesuatu yang dapat dirasakan oleh panca indera. Contoh: pahit, berisik, kering, bau, gelap.

Baca Juga : Pengertian, Ciri, Jenis, Unsur Dan Manfaat Seni Sastra

2. Kata Sifat Tidak Bertaraf yang menyatakan keanggotaan dalam suatu kumpulan

  • Contoh: Abadi, Bulat

B. Sintaksis (Susunan Kalimat)

  • Kata Sifat Atributif adalah suatu kata sifat yang menjadi subjek, objek atau penjelas subjek. Posisinya terletak di belakang atau setelah kata benda Contoh: payung bitu, tenda merah
  • Kata Sifat Predikatif adalah suatu kata sifat yang posisinya sebagai predikat. Contoh: Rumah baru itu sangat kecil.
  • Kata Sifat Adverbial adalah suatu Kata Sifat yang menjadi keterangan atau pelengkap dari Kata Sifat Utama. Contoh: Bersikaplah dengan ketenangan.

C. Bentuk

  • Kata Sifat Dasar yaitu kata sifat yang belum melalui proses afiksasi atau penambahan imbuhan. Contoh: manis, jelek, rendah
  • Kata Sifat Turunan yaitu kata sifat yang sudah melalui proses afiksasi atau penambahan imbuhan, pengulangan atau reduplikasi, penyerapan, dan pemajemukan. Contoh: sebenar-benarnya, secepat-cepatnya, pontang panting, gelap gulita, warna warni
  • Kata Sifat Majemuk yaitu kata sifat yang proses terbentuknya berasal dari penggabungan kata yang membentuk makna baru atau makna konotasi dimana kaitannya terletak pada sifat suatu benda atau objek.

Contoh gabungan sinonim atau antonym:  gegap gempita, untung rugi

Contoh gabungan morfem terikat: serba guna, adidaya

Contoh gabungan morfem bebas buruk rupa, lapang dada, busung lapar

  • Kata Sifat Serapan adalah kata sifat yang pada prosesnya bersumber dari bahasa asing dan diserap ke dalam bahasa Indonesia. Contoh: surgawi, duniawi, alamiah, pasif, struktural, teknis

Baca Juga : Pengertian, Konsep dan Jenis Biaya Makalah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018