Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian, klasifikasi klasik, fenetik dan filogenetik

Pengertian, klasifikasi klasik, fenetik , dan filogenetik – Tahukah kamu berapa banyak jumlah hewan dan tumbuhan yang ada di muka bumi?

Pasti tidak tahu kan?

Oke kita ganti ya pertanyaannya, berapa banyak sih jenis hewan dan tumbuhan yang sekarang masih hidup ?

Saya yakin teman  – teman pembaca juga bingung menjawab seberapa banyak. Ada yang bilang banyak banget, ada yang gam au pusing dan langsung jawab enggak tahu, dan masih banyak lagi jawaban – jawaban lucu yang ada.

Pengertian, klasifikasi klasik, fenetik dan filogenetik

Pengertian, klasifikasi klasik, fenetik dan filogenetik

Nah , karena jenis dan jumlah yang amat besar , perlu adanya suatu sistem yang mengelompokkan tanaman atau hewan itu sendiri. Seperti hewan misalnya, yang berbentuk mirip secara kekerabatan seperti udang – udangan, lobster dan masih banyak lagi.

Baca Juga : Pengertian, Fungsi dan sistem dari Aquaponik

Pengertian ilmu taksonomi

Nah untuk bisa mengelompokan masing – masing hal tersebut, dibutuhkan sebuah ilmu yang bisa mengkerabatkan pengelompokan tersebut.

Orang yang pertama kali mencetuskan hal tersebut adalah Theoprates, salah satu tokoh dari Yunani pada tahun 370 – 285 SM yang kemudian dilanjutkan oleh ilmuwan berkebangsaan Swedia.

Ilmu yang akhirnya ditelurkan adalah ilmu taksonomi. Nah apa sih ilmu taksonomi ini?

Ilmu taksonomi adalah ilmu tentang klasifikasi, tata nama, dan identifikasi tentang mahkluk hidup. Nah tujuan dari adanya ilmu taksonomi ini adalah agar semua tatanan mahkluk hidup bisa tertata dengan rapi dan mudah ditelusuri.

Nah salah satu hal yang digunakan untuk mengklasifikasikan mahluk hidup bisa dibantu dengan aspek kekerabatan. Kekerabatan ini memiliki dua pengertian, yang pertama yaitu kekerabatan fenetik dan kekerabatan filogenetik.

Baca Juga : Pengertian Alelopati dan Alelokimia

Filogenetik dan Fenetik

Kedua kekerabatan ini pada dasarnya hanya dibedakan melalui pendekatannya saja. Kekerabatan fenetik yaitu klasifikasi kekerabatan yang didasarkan pada persamaan dan perbedaan pada ciri – ciri yang tampak pada takson.

Sedangkan, kekerabatan filogenetik merupakan kekerabatan yang didasarkan pada hubungan antara takson satu dengan takson lainnya.

Dalam menentukan kekerabatan filogenetik, manusia membutuhkan fosil yang mewakili gambaran antara satu takson dengan takson lainnya.

Kamu akan mengalami kesulitan untuk mempelajari kekerabatan filogenetik apabila kamu tidak memiliki fosil yang bisa merepresentasikan hasil kebutuhan tersebut.

Sedangkan untuk kekerabatan fenetik pendekatannya tidak menggunakan metode ada atau tidaknya fosil, melainkan menggunaakn metoe kuantitatif dan kualitatif. Kekerabatan kuantitatif fenetik menggunakan perbedaan dan adanya kesamaan antar takson satu dengan takson lainnya.

Ilmu taksonomi akan sulit dipelajari apabila tidak ada aturan baku yang mengklasifikasikan masing – masing takson.

Menurut Mayr dan Ashlock, ciri taksonomi ini meliputi beberapa hal sebagai berikut : Anatomi mahkluk hidup, fisik, ekologi, geografi, dan morfologi pada mahkluk hidup tersebut.

Fenetik mungkin lebih mudah untuk diketahui, seperti semakin banyak ciri yang dimiliki antara kedua takson, maka kemungkinan tingkat hubungan kekerabatan diantara keduanya akan semakin meningkat.

Setidaknya ada kurang lebih 50 ciri yang akan dibandingkan antara satu takson dengan takson lainnya bila menggunakan metode pendekatan Fenetik.

Itu dia sedikit ilmu yang kita pelajari hari ini ya teman – teman. Dengan adanya sistem pengelompokkan antar makhluk hidup, maka kita manusia yang mempelajari macam – macam mahkluk hidup akan mudah dikelompokkan dan gampang untuk dicari.

Sistem yang dibawa dari pendahulu – pendahulu ilmu taksonomi terus ditingkatkan agar kedepannya kita tidak merasa kesulitan untuk mempelajari ilmu taksnomi. Selama kita punya kemauan untuk mempelajari hal ini, maka kamu tidak akan mengalami kesulitan untuk mempelajari gimana sih kerabat antar sesama makhlu hidup. Selamat belajar!

Baca Juga : Pengertian dan Jenis Mekanisme Transport Membran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
error: Content is protected !!