Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian Konduktor, Isolator, dan Semikonduktor

Isolator

Pengertian Isolator listrik merupakan bahan yang tidak dapat untuk menghantarkan muatan listrik. Dalam bahan isolasi terdapat ikatan erat elektron valensi dalam atom.

Bahan-bahan ini digunakan dalam perangkat elektronik sebagai isolator, atau menghambat aliran arus listrik.

Isolator juga berguna sebagai beban atau pemisahan antara konduktor tanpa membuat arus yang mengalir keluar atau hanya antara konduktor.

Baca Juga : Prinsip Kerja Termometer

Istilah ini juga digunakan untuk nama alat yang digunakan untuk mendukung kabel transmisi listrik pada tiang-tiang listrik.

Beberapa bahan :

  • Kaca, Kertas, atau Teflon adalah isolator yang sangat baik. Beberapa bahan sintetis masih “cukup baik” digunakan sebagai insulator kabel.
  • Misalnya, plastik atau karet. Bahan-bahan ini dipilih sebagai isolator kabel karena lebih mudah dibentuk / diproses sementara masih bisa memblokir aliran listrik di tegangan menengah (ratusan, mungkin ribuan volt).

Konduktor (Konduktor listrik)

Konduktor dalam rekayasa elektronik merupakan zat yang dapat menghantarkan arus listrik, baik dalam bentuk padat, cair atau gas. Karena itu konduktif, itu disebut konduktor. Baik konduktor adalah bahwa memiliki resistivitas kecil.

  • Secara umum, logam yang dapat digunakan sebagai konduktor. Emas, perak, tembaga, aluminium, seng, besi baris mempunyai resistivitas yang lebih besar. Jadi emas adalah konduktor yang sangat baik, tetapi karena sangat mahal, secara ekonomi tembaga dan aluminium yang paling banyak digunakan.

Semikonduktor

Semikonduktor merupakan bahan dengan konduktivitas listrik antara insulator dan konduktor. Semikonduktor juga disebut setengah bahan elektrik konduktif.

Sebuah semikonduktor adalah sebagai isolator jika tidak diberi arus listrik dengan cara dan sejumlah saat ini, tetapi suhu, aliran tertentu, prosedur dan persyaratan fungsi kerja semikonduktor sebagai konduktor, tertentu seperti dua penguat, penguat tegangan dan power amplifier.

Untuk menggunakan semikonduktor untuk fungsi harus mengetahui spesifikasi dan karakter semikonduktor, jika tidak memenuhi persyaratan operasi itu tidak akan berhasil dan rusak. Bahan semikonduktor yang biasanya digunakan yaitu silikon, germanium, dan gallium arsenide.

Semikonduktor sangat dibutuhkan dalam bidang elektronik karena konduktansinya yang dapat diubah dengan menyuntikkan penderma elektron.

Salah satu alasan utama adalah kegunaan semikonduktor elektronik dalam sifat elektronik dapat berubah banyak dengan cara yang terkendali dengan menambahkan sejumlah kecil kotoran. Kotoran ini disebut dopan.

Baca Juga : Perbedaan Massa dan Berat

Updated: 15 Februari 2019 — 9:10 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
error: Content is protected !!