Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian, Unsur, Ciri – Ciri Dan Contoh Cerita Rakyat

Pengertian, Unsur, Ciri – Ciri Dan Contoh Cerita Rakyat – Melalui artikel kami kali ini akan membahas secara ringkas saja tentang Pengertian, Unsur, Ciri – Ciri Dan Contoh Cerita Rakyat kepada para siswa / wi untuk memudahkan mereka dalam belajar ilmu Bahasa lalu memahami dan mampu membuat sebuah karya sastra semenarik cerita rakyat.

Pengertian cerita rakyat adalah sebuah cerita atau karya sastra yang asal – usulnya berasal dari rakyat pada suatu tempat lalu berkembang dari mulut ke mulut di jaman dahulu hingga dikenang saat ini yang mampu menjadi ciri khas atau cermin dari seni budaya Bangsa yang beragam jumlahnya mencakup kekayaan budaya dan sejarah dari Bangsa yang dimaksud.

Mengenal Unsur – Unsur Cerita Rakyat

  1. Tema adalah hal – hal yang menjadi dasar dari sebuah cerita rakyat, dimana dalam pengembangannya berdasarkan atas beragam pengalaman kehidupan yang terjadi sehari – hari. Contohnya adalah elemen – elemen misteri, alan para Dewa, dunia gaib, peristiwa sejarah, keyakinan dan kepercayaan tradisi rakyat, dan peristiwa alam.
  2. Alur adalah tahapan – tahapan kejadian yang dikarang dalam sebuah cerita, dimana alur sebuah cerita dibagi menjadi 5 tahapan yaitu langkah – langkah identifikasi atau eksposisi, pengembangan, pertentangan atau perselisihan, pemisahan dan penyelesaian.
  3. Latar merupakan sebuah informasi yang bercerita tentang waktu, ruang, dan sebuah keadaan / kondisi terjadinya lakuan dalam cerita.
  4. Penokohan / karakterisasi alias figur adalah aktris atau aktor yang merupakan pemain dalam menggambarkan tokoh – tokoh utama dan pendukung di dalam sebuah cerita.
  5. Amanat adalah sebuah catatan yang disampaikan oleh pengarang melalui sebuah karya sastra.

Ciri – Ciri Cerita Rakyat

  1. Disampaikan secara berantai sebagai sebuah pesan / nasehat dari bebuyutan.
  2. Yang pertama kali menciptakan cerita tersebut tidak dikenal.
  3. Banyak mengandung nilai – nilai luhur.
  4. Memiliki karakter tradisional.
  5. Memiliki banyak variasi cerita dan model.
  6. Mempunyai bentuk – bentuk pengulangan yang tersusun dengan rapi dalam hal cara pengungkapan sehingga mampu menarik minat anak – anak untuk mendengar.
  7. Anonim dalam karakter atau nama pengarang tidak disebutkan.
  8. Mengembangkan karakter cerita melalui mulut ke mulut.
  9. Cerita ini hanya disampaikan secara lisan saja.

Contoh Cerita Rakyat

  1. Malin Kundang
  2. Bawang Merah Bawang Putih
  3. Ketimun Mas
  4. Si Pitung
  5. Keong Mas, dllnya.

Demikian kami menjelaskan semoga saja bermanfaat bagi para pembaca yang baik hati yang bersedia meluangkan sedikit waktu guna membacanya.

Updated: 7 Januari 2019 — 3:07 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
error: Content is protected !!