Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Proses, Cara Dan Jenis Penyerbukan Bunga Aster

Proses, Cara Dan Jenis Penyerbukan Bunga Aster – Semua perempuan mengenal yang namanya Bunga Aster. Bunga ini kian hari semakin laris dijual di toko – toko bunga yang kerap digunakan untuk manfaat merangkai bunga atau membuat buket bunga beragam kebutuhan kantor maupun di rumah – rumah dan pesta / hiburan sehingga dikenal sebagai bunga paling indah dan awet di dunia. Banyak yang tertarik untuk membudidayakan bunga ini dalam skala besar hingga hanya berfungsi sebagai tanaman hias saja di pekarangan rumah dimana bunga ini memiliki kebiasaan unik yaitu hanya berkembang pada waktu malam hari saja.

Di Jepang, sebagian besar masyarakatnya memanfaatkan Bunga Aster untuk keperluan dikonsumsi sebagai bahan campuran membuat minuman teh agar rasanya menjadi lebih sedap.

Nah berdasarkan atas klasifikasi jenis tanamannya, Bunga Aster termasuk ke dalam kelompok tanaman ‘Angyospermae’ dengan ciri – cirinya adalah merupakan tanaman hias berbiji terdiri dari ‘monokotil’ dan ‘dikotil’. Tempat tumbuh memberi banyak pengaruh terhadap kesuburan pertumbuhan Bunga Aster yaitu pada ketinggian sekitar 600 mdpl dengan tingkat suhu antara 20 s/d 25 derajat, maka Bunga Aster akan tumbuh dengan baik pada bagian daun maupun rajin berbunga.

Selain tempat tumbuh, perlu juga untuk memperhatikan suhu dan perawatan lainnya terutama ‘pinching’. Yang dimaksud dengan pinching dalam perawatan Bunga Aster adalah perawatan yang khusus diberikan ketika tanaman hias ini mulai berbunga yaitu dengan cara mencabut daun – daun pada bagian bawah sehingga hanya menyisakan 3 s/d 4 helai daun pada setangkai Bunga Aster agar dapat tumbuh menawan hingga waktu panen tiba.

Pemanenan merupakan tahapan terakhir dari serangkaian perawatan dan pemeliharaan budidaya tanaman hias Bunga Aster. Perawatan dibutuhkan agar menghasilkan tanaman berbunga yang memiliki warna mahkota bunga yang cerah, tebal dan berlilin serta awet. Sebelumnya adalah merupakan tahapan penyerbukan dimana petani bunga wajib melakukan penyatuan antara serbuk sari dengan bagian putik sehingga terjadi proses penyerbukan Bunga Aster yang nantinya akan terjadi pembuahan untuk menghasilkan anakan seperti induknya yaitu subur.

Berikut ini kami berikan jenis – jenis proses / cara penyerbukan yang dapat anda lakukan terhadap Bunga Aster di pekarangan rumah anda.

1/Cara Penyerbukan Bunga Aster Dengan Melakukan Teknik Silang

Cara ini dilakukan dengan menyediakan 2 jenis tanaman hias Bunga Aster yang memiliki bunga berwarna berbeda – beda dan bentuk. Yang wajib diberikan perhatian khusus adalah warna dari Bunga Aster seperti warna – warna merah muda, biru muda, kuning muda, putih, merah, violet dan yang lainnya. Sedangkan bentuknya sangat beragam yaitu ada yang menyerupai sendok, tabung, laba – laba, tersusun 5 lapis, bentuk – bentuk membulat, meruncing dan yang lainnya.

Selanjutnya ambil kuas untuk mengumpulkan serbuk sari pada Bunga Aster pertama lalu pindahkan pada Bunga Aster selanjutnya hingga semua tertabur dengan merata. Bungkus dengan bahan yang memberi aura kesejukan diberi sedikit lubang terhadap Bunga Aster dimana anda melakukan penyerbukan / yang menjadi media untuk melakukan pembuahan. Nah tunggulah beberapa hari hingga bagian organ seksual akan menghasilkan biji.

Apabila penyerbukan berhasil dilakukan maka akan menghasilkan biji yang berwarna cokelat kehitaman atau saat masih muda berwarna cokelat muda pucat. Biji – biji ini bisa dimanfaatkan untuk bibit ditanam kembali pada lahan yang subur. Perkembangbiakan dengan memanfaatkan biji merupakan contoh pembiakan yang bersifat generatif pada tumbuhan.

2/Cara Penyerbukan Bunga Aster Dengan Teknik Sendiri

Teknik ini dilakukan terhadap satu jenis bunga yang sama – sama memiliki warna dan bentuk mahkota yang sejenis. Contohnya adalah teknik ini akan diaplikasikan pada Bunga Aster yang sudah berusia tua dengan Aster muda. Berikut adalah tahapan yang dapat anda lakukan guna memulai penyerbukan sendiri.

Anda wajib menyiapkan 2 Bunga Aster dengan warna dan bentuk mahkota yang sama namun yang satu berusia lebih tua sedangkan lainnya masih muda. Ambil kuas lalu kumpulkan serbuk sari pada bunga tua kemudian pindahkan kepada bunga yang muda.

Selanjutnya tunggu beberapa hari hingga terlihat adanya perubahan warna terhadap ‘pollen’ dari Bunga Aster muda yang menandakan bahwa proses penyerbukan Bunga Aster berhasil dilakukan.

Demikian kami menjelaskan tentang proses, cara, dan jenis penyerbukan Bunga Aster yang kami ulas secara sederhana, semoga bermanfaat !

Updated: 11 Januari 2019 — 5:20 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
error: Content is protected !!