Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Putsa, Apel India (Ziziphus Mauritiana) Yang Tumbuh Subur Di Semarang

Putsa, Apel India (Ziziphus Mauritiana) Yang Tumbuh Subur Di Semarang – Meskipun termasuk salah satu buah impor komersil dan bernilai jual cukup mahal di Indonesia, tanaman apel India ini sekarang mudah ditemui di perkebunan – perkebunan buah skala besar Kota Semarang. Buah apel India ala Kota Semarang berbentuk lonjong kira – kira hanya sebesar telur bebek / ada yang sebesar bola tenis, diameter antara 5 – 6 cm, dengan berat sekitar 50 – 85 gram per buahnya. Kulit buahnya berwarna hijau cerah, mengkilat ketika masih muda dan akan berwarna sedikit kekuningan serta kusam ketika sudah matang.

Daging buahnya berwarna putih bersih dengan rasa buah yang lebih manis dari rasa apel pada umumnya. Tekstur kulit dan buahnya renyah, seperti tekstur jambu mutiara. Di tengah daging buah terdapat biji tunggal berbentuk lonjong berwarna coklat muda seukuran biji jamblang (duwet).

Secara umum, putsa memang belum menjadi buah komersial, sehingga agak sulit ditemukan ada pedagang buah – buahan yang menjual putsa di pasar – pasar tradisional (kami rangkum dari berbagai sumber). Kebanyakan baru ditanam di halaman rumah sebagai pohon hias bagi para penggemar tanaman.

Pohon – pohon putsa yang berukuran besar bisa anda jumpai di Kampoeng Kopi Banaran, berdekatan dengan kompleks Cafe dan taman bermain di tengah perkebunan kopi yang lokasinya ada di pinggir jalan Semarang menuju Solo. Konon di daerah Bojonegoro ini, buah putsa dikebunkan secara komersial untuk diolah menjadi sirup putsa dan dodol putsa.

Tanaman putsa ala orang Semarang sangat rajin berbunga dan terus berbuah lebat sepanjang musim, sangat atraktif dan mampu menarik pandangan mata untuk mengaguminya sehingga banyak ibu – ibu rumah tangga tertarik untuk menanam satu atau dua pohon saja sebagai tanaman hias di pekarangan rumah mereka.

Tanaman ini termasuk salah satu tanaman buah yang mudah tumbuh, tidak memerlukan sebuah perawatan khusus dan kelebihannya adalah cocok dimanfaatkan sebagai tanaman tabulampot pun tetap subur memamerkan buah – buahnya yang lebat dan ranum.

Apel India ini masih berkerabat sangat dekat dengan bidara (zizhipus spontanea). Ada yang menyebut putsa sebagai kultivar uanggul dari bidara dan apabila anda bersedia mengamatinya, ada beberapa perbedaan diantara keduanya. Buah bidara tidak enak dimakan begitu saja (harus diolah terlebih dahulu seperti dibuat sambal) dan berbentuk bulat, sedangkan putsa enak disantap sebagai buah meja dan bentuknya agak lonjong. Batang pohon bidara berduri dan bisa tumbuh sangat besar, sedangkan putsa hampir tidak berduri dan rata – rata pohonnya tidak terlalu besar.

Demikian kami menjelaskan semoga bermanfaat !

Baca : Kelompok Sosial

Updated: 29 April 2019 — 7:31 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
error: Content is protected !!