Teknik Budidaya Tanaman Nangka Yang Baik

Teknik Budidaya Tanaman Nangka Yang Baik – Nangka merupakan salah satu tanaman buah yg berasal dari India, tanaman ini kemudian menyebar ke daerah berbagai tropis, termasuk Indonesia.

Di Indonesia terdapat lebih dari 30 kultivar buah nangka, di Jawa khususnya, terdapat lebih dari 20 kultivar buah yang dagingnya berwarna kuning ini.

Berdasarkan sbentuk pohon dan ukuran buah, nangka terbagi dua golongan yaitu pohon nangka berbuah besar dan pohon nangka berbuah mini atau kecil.

Untitled

Nangka buah besar umumnya memiliki tinggi mencapai 20 hingga 30 meter. Diameter batang mencapai 80 cm dan mulai berbuah sekitar 5 samapi 10 tahun.

Sedangkan nangka buah kecil memiliki tinggi mencapai 6 hingga 9 meter dengan diameter batang mencapai 15 hingga 25 cm dan mulai berbuah sekitar 18 sampai 24 bulan.

Dalam usaha membudidayakan tanaman buah nangka, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:

Iklim, angin berperan dalam membantu penyerbukan bunga pada tanaman nangka. Pohon nangka bisa tumbuh subur di daerah dengan curah hujan rata-rata 1.500-2.500 mm/tahun dan musim keringnya tidak terlalu keras.

Sinar matahari yang cukup juga sangat diperlukan nangka untuk memacu proses fotosintesis dan pertumbuhan, karena pohon ini termasuk intoleran. Rata-rata suhu udara minimum 16-21 derajat C dan suhu udara maksimum 31- 31,5 derajat C.

Media Tanam, umumnya tanah yang cocok untuk ditanami buah nangka adalah tanah yang gembur dan agak berpasir.

Pohon ini dapat hidup pada tanah tandus, bahkan pada tanah gambutpun pohon ini dapat tumbuh dan menghasilkan buah dengan baik. Pohon nangka tahan terhadap pH rendah (tanah masam) dengan pH 6,0-7,5, tetapi akan lebih baik jika pH 6–7.

Ketinggian Tempat, Pohon nangka dapat tumbuh di daerah dataran rendah hingga pada ketinggian tempat 1.300 meter dibawah permukaan laut. Namun ketinggian tempat yang baik untuk pertumbuhan nangka adalah antara 0-800 meter dpl.

Bibit yang digunakan, pada umumnya pengembangbiakkan tanaman nangka dilakukan dengan menggunakan bijinya, sebab perbanyakan dengan cangkok atau okulasi hanya sedikit persentase keberhasilannya.

Apabila ingin mendapatkan nangka yang berkualitas unggul, maka bibit yang digunakan harus benar-benar bibit yang sudah melalui proses seleksi.

Cara Penanaman

Penanaman dilakukan sore atau pagi hari pada awal musim penghujan yaitu saat curah hujan sudah cukup merata. Bibit ditanam pada lubang yg sudah disediakan, tegak lurus.

Sebelum bibit ditanam, kantong plastik harus dibuang. Kalau penanaman dilakukan selain pada saat musim penghujan atau karena adanya kelainan iklim, yaitu musim hujan tiba-tiba berubah menjadi kemarau lagi, maka bibit yg ditanam perlu disirami secara rutin.

Baca Artikel Lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *