Ilmu Pertanian

Agroteknologi

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara dan Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Garut

Cara dan Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Garut – Tanaman garut, yang mempunyai nama latin Marantha arundinaceae, adalah sejenis tumbuhan berbatang lunak yang menghasilkan umbi yang dapat dikonsumsi.

Berasal dari Amerika, khususnya pada daerah tropik, tanaman ini kemudian menyebar ke Negara-negara tropik lainnya termasuk Indonesia.

Tanaman garut ditanam terutama untuk umbinya, yang dapat digunakan sebagai sumber makanan alternatif. Tanaman ini kaya mengandung pati yang menjadikannya salah satu sumber karbohidrat terbaik alami.

Dibandingkan dengan tepung terigu dan beras giling, tanaman garut memiliki kualitas yang lebih baik, di mana membuatnya mudah untuk dicerna dan memiliki kemampuan untuk bercampur dengan baik dengan bahan makanan lainnya.

Tidak hanya itu, tanaman garut memiliki kandungan lemaklebih rendah daripada terigu dan beras dan kandungan kalori yang hampir sama.

Untitled

Tanaman garut pun memiliki banyak manfaat lainnya. Untuk orang yang lemah atau pada masa pemulihan dari sakit, tepung garut baik untuk dikonsumsi karena mudah dicerna oleh penderita yang memiliki masalah perut atau usus.

Tepung garut juga dapat digunakan sebagai pengenyal atau pengental untuk berbagai macam makanan, contohnya untuk bumbu, sup, gula-gula, maupun makanan pencuci mulut seperti es krim atau puding.

Bubur yang dihasilkan dari rimpang tanaman garut pun dapat digunakan untuk obat oles pada luka dan luka bernanah sedangkan pati dari tanaman ini apabila dicampur dengan air atau susu dapat digunakan untuk mengobati masalah-masalah pada perut, contohnya mengobati keracunan makanan atau diare.Rimpang tanaman garut yang belum berserat pun dapat dikonsumsi setelah dikukus atau dipanggang terlebih dahulu.

Selain untuk dikonsumsi dan pengobatan, hasil bubur dari rimpang tanaman garut juga digunakan dalam pabrik kertas, karton, bantal dan papan tembok, dan patinya digunakan sebagai bahan dasar sabun, bedak dan lem.

Ampas dari pembuatan tepung garut dapat digunakan untuk makanan ternak maupun pupuk. Tidak hanya itu, daun tanaman garut yang dikultivasi untuk memiliki daun yang berwarna menarik dan sedap dipandang disukai sebagai tanaman hias.

Berdasarkan banyaknya manfaat yang diberikan oleh tanaman garut, tanaman ini menjadi salah satu tanaman yang layak dibudidayakan.

Untuk membudidayakannya pun tidak terlalu susah karena tanaman ini merupakan salah satu tanaman yang tidak terlalu banyak jenis hama dan penyakit yang menyerangnya. Hama dan penyakit yang menyerang tanaman garut pada umumnya termasuk kurang membahayakan pertumbuhan tanaman itu sendiri.

Hanya satu jenis hama yang penting untuk ditanggulangi pada tanaman ini adalah ulat penggulung daun (Colopedes athlius Cran.).Hama ini memiliki ciri-ciridi mana daun yang terserang akan menggulung.

Bila gulungan itu dibuka, maka akan dijumpai kotoran yang berwarna coklat kehitaman atau ulat berwarna hijau, licin dan agak mengkilap dengan bintik hitam pada bagian punggung (toraks) ulat tersebut.

Karena ulat ini menggulung sejumlah daun sebagai tempat berlindung dan makanannya, hal ini dapat menghambat proses asimilasi pada tanaman itu sendiri, yang akan  mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan umbi garut.

Pengendalian hama ini cukup mudah, yaitu dengan menggunakan larutan yang mengandung arsanik pada daun yang terserang hama tersebut.

Jenis penyakit yang kerap menyerang tanaman garut dan perlu ditanggulangi adalah penyakit akar.

Baca Artikel Lainnya :

Penyakit akar ini disebabkan oleh Rosselina Bunodes Sacc. yang pada umumnya menyerang tanaman garut yang dibudidayakan pada daerah-daerah yang lembab dengan curah hujan tinggi dan memiliki sistem drainase yang kurang baik.

Oleh karena itu, cara penanggulangannya adalah dengan membuat saluran drainase yang baik dan menjaga kebersihannya sehingga penyakit ini dapat dihindari.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme