Ilmu Pertanian

Agroteknologi

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sirsak

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sirsak – Tanaman buah sirsak atau yang dalam bahasa ilmiah disebut sebagai Annona muricata merupakan salah satu tanaman buah yang begitu familiar dan sangat dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.

Tanaman ini memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh, sehingga tak heran jika banyak orang yang kini membudidayakan tanaman yang satu ini.

Penting untuk diketahui bahwa tanaman buah sirsak ini termasuk salah satu tanaman yang tumbuh dengan semarang atau secara liar, meski begitu tanaman ini juga dapat ditanam dan dikembangbiakkan dengan baik.

sayam

Tapi, sebelum mulai melakukan penanaman, ada baiknya untuk lebih dahulu mengatahui klasifikasi dan morfologi tanaman sirsak ini.

Klasifikasi Tanaman Sirsak

  • Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
  • Famili : Annonaceae
  • Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / di kotil)
  • Genus : Anonna
  • Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Ordo : Magnoliales
  • Spesies : Annona muricata

Morfologi Tanaman Sirsak

Daun

Tanaman sirsak memiliki daun berwarna hijau muda dan tua, panjangnya sekitar 6-18 cm, dengan lebar 3-7 cm, dan berbentuk bulat telur.

Bagian ujungnya lancip tapi ada juga yang tumpul. Daun tanaman sirsak ini memiliki bau yang sangat menyengat dengan ukuran tangkai 3-10 mm.

Bunga

Tanaman sirsak memiliki bunga tunggal dan memiliki berbagai macam putik. Mahkota bunga sebanyak 6 sepalum, terdiri dari 2 lingkaran, berbentuk segitiga, tebal dan kaku, berwarna kuning keputihan dan setelah tua akan mekar dan menjadi buah.

Buah

Bentuk buah sirsak oval dan lonjong, dengan strukut kulit berduri kehitaman dan tidak terlalu tajam.

Tanaman sirsak memiliki buah berwarna hijau kekuningan, jika mulai matang dan hijau muda ketika masih muda. Bagian dalam buah lembek, berwarna putih dan memiliki biji berwarna kehitaman.

Biji

Tanaman sirsak memiliki biji berwarna hitam atau coklat berbentuk bulat dan lonjong dengan panang 16,8 mmdan lebar 9,6 mm.

Baca Artikel Lainnya :

Memiliki jumlah yang sangat bermacam-macam bahkan diperkirakan mecapi 20-70 butir biji secara normalnya. Jika biji berwarna putih kecoklatan berarti biji tersebut tidaklah normal.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme