Pengertian, Fungsi, Jenis, Sifat dan Struktur Batang

Pengertian, Fungsi, Jenis, Sifat dan Struktur Batang – Secara umum, tumbuhan memiliki 5 organ dasar, yaitu akar batang, daun, bunga dan buah beserta biji.

Kelima organ dasar ini memiliki fungsi yang saling berhubungan dan pastinya saling bergantung serta mempengaruhi satu sama lain.

Pada kesempatan ini, kita akan membahas lebih lanjut mengenai organ dasar kedua pada tumbuhan, yaitu batang. Berikut ulasannya

Pengertian dan Definisi Batang

Batang merupakan bagian kedua dari organ tumbuhan setelah akar.

Batang dapat dikatakan sebagai poros atau sumbu dari tumbuhan, karena semua organ lain pada tumbuhan bertumpu pada batang untuk tumbuh.

Baca Juga : Pengertian dan Fungsi Dinding Sel pada Tumbuhan

Umumnya batang berada di atas permukaan tanah dan dikategorikan dalam empat jenis, yaitu batang berkayu, batang basah, batang rumput, dan batang mendong.

Sama halnya dengan akar yang memilki titik tumbuh, batang juga memiliki titik tumbuh.

Titik tumbuh pada batang umumnya tidak memiliki pelindung khusus, melainkan balutan bakal daun yang fungsinya sebagai pelindung.

Berikut kami jabarkan mengenai fungsi, jenis, sifat dan struktur dari batang

Fungsi Batang

Berikut ini adalah fungsi batang secara umum :

  • Batang merupakan sumbu pada tumbuhan yang bertugas menopang atau menyokong tumbuhan agar dapat berdiri tegak.
  • Batang berfungsi sebagai pendukung organ tumbuhan lain yaitu daun, bunga dan buah.
  • Batang merupakan jalur tranportasi hasil fotosintesis
  • Batang membantu proses pernapasasan pada tumbuhan
  • Batang berfungsi sebagai alat perkembangbiakan vegetatif dan medote cangkok.
  • Dalam beberapa tumbuhan, batang berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan.

Jenis-jenis Batang

  • Batang Berkayu (Lignous) batang jenis ini bersifat keras dan kuat baik berupa semak maupun pohon. Contoh dari tumbuhan dengan jenis batang berkayu berupa pohon adalah pohon jati dan contoh batang berkayu berupa semak adalah sidoguri.
  • Batang Basah (Herbaceus) batang jenis ini bersifat lemah dan berair contohnya seperti pada batang tumbuhan krokot dan bayam.
  • Batang Rumput (Calmus) merupakan jenis batang yang tampak beruas-ruas dan sifatnya tidak keras. Contoh dari tanaman yang memiliki jenis batang rumput adalah tanaman padi.
  • Batang Mendong (Calamus) ) merupakan jenis batang yang mirip dengan rumput, hanya saja memiliki ruas yang lebih panjang. Contoh tanaman dengan batang mendong adalah tumbuhan wlingi dan tumbuhan mendong.

Sifat-sifat Batang

Adapun sifat-sifat batang sebagai berikut :

  • Batang memiliki sifat fototropi yaitu memiliki arah pertumbuhan mengikuti arah datangnya cahaya
  • Umumnya pertumbuhan batang tidak terbatas
  • Pada tumbuhan dikotil, ruas pada batang tidak terlihat begitu jelas
  • Tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) hanya terdiri dari tumbuhan berkayu
  • Tumbuhan biji tertutup (Angiospermae) terdiri dari tumbuhan batang rumput, batang berkayu, batang basah dan batang mendong.

Struktur Batang

Berikut adalah penjelasan mengenai struktur pada batang :

  1. Epidermis. Epidermis merupakan bagian pada batang yang tersusun dengan rapat tanpa celah antar sel serta berkutila. Fungsi utama dari Epidermis adalah menjaga batang agar tidak kekiringan. Pada batang tumbuhan dikotil, lapisan epidermis terbentuk oleh jaringan gabus dan berupa kulit kayu.
  2. Korteks merupakan bagian pada barang yang disusun oleh jaringan parenkim yang berkloroplas. Sel-sel pada korteks tersusun dengan tidak teratur dengan ruang antar sel yang lebar dan memiliki dinding yang tipis.
  3. Endodermis. Endodermis merupakan lapisan korteks paling dalam yang berbatasan langsung dengan silinder pusat. Lapisan ini tersusun oleh sel-sel dengan bentuk dan tatanannya yang khusus.
  4. Silinder Pusat. Silinder pusat atau yang disebut juga dengan stele merupakan bagian batang yang disusun oleh beberapa jaringan yakni empulur, berkas pengangkut dan perikambium. Perikambium pada batang merupakan lapisan sel paling tepi pada silinder pusat. Berkas pengangkut terdiri pada batang berupa xilem dan floem yang merupakan lanjutan dari berkas pengangkut pada akar. Empulur yang berada di inti batang tersusun oleh jaringan parenkim. Pada beberapa jenis batang, empulur seringkali mengalami kerusakan saat masa pertumbuhan dan membuat ruang antar sel semakin banyak.

Demikianlah infomasi seputar Pengertian dan Definisi Batang beserta fungsi, jenis, sifat dan strukturnya.

Semoga pembahasan kali ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca mengenai organ dasar kedua pada tumbuhan yaitu batang. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Pengertian, Struktur, Fungsi dan Jenis-jenis Sel Tumbuhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *