Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kopi (Lengkap)

Kopi adalah salah satu tanaman yang paling banyak di budi dayakan oleh para petani, mengingat permintaan pasar yang banyak meskipun termasuk dalam tanaman tahunan. Berikut akan saya jelaskan klasifikasi dan morfologi pada tanaman kopi.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kopi (Lengkap)
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kopi (Lengkap)

Klasifikasi tanaman kopi

Kingdom Plantae
Divisi Spermatophita
Subdivision Angeospermae
Kelas Dicotiledonea
Ordo Rubiales
Family Rubiaceae
Genus coffea
species Coffea sp

Morfologi tanaman kopi

Morfologi tanaman kopi terdiri dari akar, batang, daun bunga dan buah. Berikut penjelasannya :

1. Akar

Akar pada tanaman kopi adalah akar tunggang yang menancap dalam tanah tidak terlalu dalam, sehingga akan mengalami kekeringan jika sedang terjadi kemarau panjang.

Tapi biasanya yang memiliki akar tunggang ini adalah tanaman kopi yang bibitnya disemaikan, Jika penanamannya menggunakan Astek kemungkinan bisa cepat roboh.

Akar tunggang ih memiliki cabang yang kemudian menjadi akar – akar kecil menyebar di sekitar akar guna memperluas penyerapan unsur hara.

Terdapat juga tudung akar yang akan melindungi akar ketika mengisap unsur hara di  dalam tanah. Akar tanaman kopi berwarna putih keling – kuningan.

2. Batang

Batang yang dimiliki oleh tanaman kopi berbentuk bulat (tres) yang mana bagian bawahnya berukuran lebih besar dan semakin ke ujung ukuran batang semakin mengecil.

Pada permukaan batang tanaman kopi memiliki sifat melepaskan kerak pada bagian kulit yang mati.

Tanaman kopi tumbuh ke atas yang tingginya bisa jadi mencapai sekitar 12 m. Pada setiap batang yang tegak tersebut ada ruas – ruas ditumbuhi kuncup – kuncup kopi. Kopi memiliki berapa cabang,   di antaranya :

  • Cabang reproduksi (orthotrop)
  • Cabang utama (plagiotrop)
  • Cabang sekunder
  • Cabang kipas
  • Cabang pecut
  • Cabang balik
  • Cabang air
  • Daun

Daun pada tumbuhan kopi berwarna hijau yang berbentuk jorong dan berujung meruncing. Pada pangkal daun tepinya tidak pernah bertemu  karena terpisahkan oleh ujung tangkai yang tumpul.

Organ daun di susun oleh tangkai daun (petioles) dan helaian (lamina) yang mana tumbuhnya pada batang , cabang serta ranting yang berdampingan di ketiak.

Tulang yang dimiliki oleh daun kopi adalah menyirip dan memiliki satu ibu tulang terbentang dari pangkal hingga ujung yang merupakan terusan dari tangkai daun. Tepi daunnya berombak dan mengkilap, tetapi tergantung dari varietasnya tanaman kopi.

3. Bunga

Tanaman kopi map[bu menghasilkan bunga banyak, oleh karena itu termasuk dalam jenis Planta multiflora.

Letak bunga tersebut pada setiap ketiak daun yang membentuk rangkaian bergerombol sehingga disebut bunga majemuk.

Tanaman kopi memiliki alat kelamin jantan (benang sari) dan betina (putik). Tanaman kopi masuk pada golongan tanaman berumah satu (monoceus) yang berarti bunga jantan dan betina berada dalam satu batang tumbuh.

Tanaman kopi memiliki bakal buah yang terletak pada dasar bunga cekung terdiri dari 2 butir biji.

4. Buah

Warna buah kopi adalah hijau muda pada awalnya, kemudian berubah hijau tua lalu kuning, ketika matang akan berubah warna menjadi merah atau merah tua.

Biasanya ukurannya sekitar 12 – 18 mm untuk biji varietas arabika dan berukuran sekitar 8 -1 61 mm untuk jenis kopi robuska.

Daging buah kopi mengandung blender dan senyawa glukosa yang memiliki rasa manis jika kondisinya sudah matang penuh. Biji kopi diselimuti oleh 3 lapisan berupa kulit, yaitu kulit luar, kulit tengah dan kulit dalam.

Demikianlah penjelasan dalam kesempatan kali ini mengenai Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kopi. Semoga bisa bermanfaat.

You May Also Like

About the Author: agroteknologi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *